Gas Elpiji Meledak, Delapan Unit Rumah di Jeneponto Ludes Dilalap si Jago Merah

  • Whatsapp
Ilustrasi kebakaran. (Int)
Ilustrasi kebakaran. (Int)
judul gambar

MANIFESTO, JENEPONTO – Sebanyak 10 unit rumah warga terbakar di Kelurahan Biringkassi, Kecamatan Binamu, Kabupaten Jeneponto, Sulawesi Selatan. Dari 10 rumah yang terbakar, 8 rumah di antaranya rata dengan tanah.

Kebakaran tersebut terjadi sekira pukul 14.30 Wita, Rabu (06/04/2022). Menurut keterangan warga setempat, api mulai muncul di rumah lelaki Daeng Tinggi kemudian merembes ke rumah warga lainya.

Bacaan Lainnya

Dari pantauan, sebanyak 4 unit mobil pemadam Kebakaran digerakkan ke lokasi. Hanya saja, banyak warga yang mengeluh karena lambatnya Mobil Damkar datang ke lokasi.

“Lambat Ki pemadam datang pak,”ujar salah satu warga yang enggan disebutkan namanya.

Dilokasi, sejumlah petugas Damkar terlihat memadamkan sisa sisa api yang masih menyalah. Sementara kondisi 8 unit rumah yang ludes terbakar, tinggal tersisa puing-puing.

Para korban terlibat menangis histeris melihat rumahnya sudah ludes terbakar. Api berhasil dipadamkan sekitar pukul 15.30 Wita. Kapolsek Binamu, Iptu Baharuddin yang di Konfirmasi di lokasi kejadian membenarkan adanya 10 rumah terbakar.

“10 unit rumah terbakar, diantaranya 8 hangus rata dengan tanah. Selebihnya berhasil di selamatkan,” katanya.

Adapun penyebab kebakaran kata Baharuddin, diduga kuat gas Elpiji meledak

“Informasi dari korban bahwasanya ada suara letusan di rumah daeng Tinggi, sehingga perempuan Niar yang mendengar letusan itu langsung mengambil anaknya untuk diselamatkan,”katanya.

“Jadi diduga kuat letusan ini diduga dari gas elpiji,”tambahnya.

Lanjut kata Baharuddin, kebakaran yang menghasilkan 8 unit rumah ini tidak memakan korban jiwa.

“Untuk sementara Alhamdulillah tidak ada korban jiwa, namun ada beberapa korban meterial diperkirakan ratusan Juta. Untuk korban material lainya seperti dua unit motor dan beberapa barang berharga lainya,”jelas Baharuddin.

Editor: Azhar

  • Whatsapp

Pos terkait