Guru Honorer di Makassar Minta Gaji Sesuai UMK

  • Whatsapp
Ketua DPRD Makassar Rudianto Lallo saat wawancara di DPRD Makassar. (Manifesto)
Ketua DPRD Makassar Rudianto Lallo saat wawancara di DPRD Makassar. (Manifesto)

MANIFESTO, MAKASSAR — Guru dan Tenaga Kependidikan Honorer Non Kategori (GTKHNK) Kota Makassar menuntut pemeritah pusat untuk menggaji guru honorer sesuai dengan UMK melalui dana APBN.

Ketua DPRD Kota Makassar Rudianto Lallo, meminta komisi D untuk menindaklanjuti dan memanggil pihak terkait untuk dibahas lebih lanjut.

Bacaan Lainnya

“Saya minta komisi D bisa menindaklanjuti pembahasan melalui pertemuan dengan memanggil semua pihak terkait, khususnya BKD, Dinas Pendidikan untuk memastikan data yang tergabung dalam guru ternaga kontrak dan tenaga honorer yang berusia 35 tahun ke atas,” kata Rudi, Rabu 16 September 2020.

Sebagai ketua Pendidikan kota Makassar, legislator NasDem ini berjanji akan memperjuangkan nasib GTKHNK 35+ hingga ke pusat. “Tentu kami DPRD berupaya menindaklanjuti supaya bisa diperjuangkan di tingkat pusat,” jelasnya.

Terpisah, Ketua GTKHNK 35+ Sulsel, Arman Suryanto Alamud mengatakan, guru dan tenaga kependidikan sangat membutuhkan perhatian dari pemerintah pusat. “Kami ini sudah lama mengabdi, tetapi tidak menjadi perhatian dari pemerintah,” ujarnya

Pihaknya juga meminta, DPRD Makassar mengeluarkan rekomendasi ke DPR RI untuk mendesak presiden Joko Widodo menerbitkan Keppres terkait pengangkatan GTKHNK 35+ sebagai PNS atau ASN tanpa tes CPNS.

“Seandainya saja jika mengikuti CPNS maka usia kami sudah tidak bisa lagi, karna sudah lewat dari 35 tahun,” katanya.

“Terimakasih untuk pak dewan terhormat. Semoga bisa memperjuangkan kami dan perjuangan ini tidak sia-sia,” harapnya.

Penulis: Fadli Ramadhan

  • Whatsapp