Hadiri Pelantikan ICMI Takalar, Syamsari: Cendikiawan Sangat Dibutuhkan dalam Pembangunan!

Pelantikan pengurus ICMI Takalar, Jumat 26 November 2021. (Ist)
judul gambar

MANIFESTO, TAKALAR– Ikatan Cendekiawan Muslim Indonesia (ICMI) Takalar melaksanakan pelantikan dan pengukuhan pengurus periode 2021 -2026 di Ruang Pola Kantor Bupati Takalar, Jum’at (26/11/2021).

Pelantikan dan pengukuhan dihadiri perwakilan dari ICMI Provinsi Sulawesi Selatan, Dr.Ir. Hj. Andi Majdah M. Zain, MS, Bupati Takalar, H.Syamsari Kitta, Forkopimda, Ketua Dewan Pembina ICMI Orda Takalar Prof. Amiruddin Salle.

Bacaan Lainnya

Andi Majdah dalam sambutannya menyampaikan rasa syukurnya atas terlaksananya pelantikan dan pengukuhan pengurus baru di Takalar. Meski menurutnya begitu dadakan, tetapi tidak mengurangi nilai dan komitmen partisipasi dalam pembangunan di tengah masyarakat. 

“Saya pribadi bersyukur dan terharu atas kerja efisiensi dan terukur panitia sehingga acara hari ini bisa terlaksana. Hal itupun tidak lepas dari dukungan dan peran serta pemerintah daerah,” ujarnya.

Menurutnya, pengurus ICMI di Takalar yang barus saja dilantik adalah pengurus pertama di kabupaten yang berjuluk Buttapanrangnuanta.

“ini sejarah pertama selama kurang lebih 31 tahun kepungurusan ICMI terbentuk di republik ini, itu artinya ke depan masyarakat di sini akan menjadi warga yang cendikia dengan adanya ICMI Orda Takalar terbentuk. Cendikiawan sangat dibutuhkan dalam pembangunan.”

Istri dari mantan Wakil Gubernur Sulsel itupun menceritakan sejarah singkat kelahiran ICMI dan bagaimana peran-perannya kedepan dalam menata tatanan peradapan di Indonesia dan terkhusus di Sulawesi Selatan.

Sementara Bupati Takalar,  H.Syamsari Kitta dalam sambutannya memberikan apresiasi serta berjanji akan mendukung penuh keberadaan ICMI di Takalar. Ia berharap peran ICMI dalam menumbuhkan kecendkiawanan akan berdampak baik untuk kabupaten Takalar.

“Mengapa kecendkiawanan ini penting? Karena Kepemimpinan membutuhkan Kecendkiawanan. Kita belajar dari Al-Qur’an, Allah mengutus Nabi dan Rasul-Nya memimpin umat bahkan negara, semuanya dibekali dengan Ilmu (kecendkiawanan). Itu berarti bahwa, seorang yang memimpin harus berilmu agar dia tidak menggunakan nafsu dan emosional nya dalam memimpin. Seorang pemimpin harus cerdik agar dia tidak tertipu oleh sifat licik. Itulah pentingnya Kecendkiawanan,” kata Syamsari.

Syamsari juga melanjutkan jika keinginannya ke depan agar  ICMI di Takalar bisa menjadi pelopor lahirnya para cendikia yang memadukan antara Ilmu dan Iman.

Diketahui kepengurusan ICMI orda Takalar  priode 2021-2026 dinahkodai Irma Adriani yang juga Ketua TP PKK Takalar dan saat ini mengabdikan diri sebagai akademisi di Universitas Hasanuddin Makassar.

Editor: Azhar

judul gambarjudul gambar

Pos terkait