Hanya Kantongi Dua Rekomendasi, Darwis Sijaya Gagal Pimpin BKPRMI Takalar

  • Whatsapp
Ketua DPRD Takalar Darwis Sijaya duduk tersenyum dalam sebuah acara BKPRMI Takalar beberapa waktu lalu. (Ist)
Ketua DPRD Takalar Darwis Sijaya duduk tersenyum dalam sebuah acara BKPRMI Takalar beberapa waktu lalu. (Ist)

MANIFESTO, TAKALAR– Ambisi Ketua DPRD Takalar Darwis Sijaya memimpin Dewan Pimpinan Daerah Badan Komunikasi Pemuda Remaja Masjid Indonesia (BKPRMI) Kabupaten Takalar pupus.

Darwis gagal terpipih dalam Musda BKPRMI Takalar yang digelar di Hotel Kenari Makassar, Jumat- Sabtu (20- 21/11) 2020.

Bacaan Lainnya

Darwis yang saat ini tercacat sebagai sekretaris BKPRMI Takalar terpental dari pencalonan setelah gagal mengumpulkan tiga rekomendasi dari pimpinan kecamatan sebagay syarat bertarung. Sampai batas waktu pendaftaran, politisi PKS itu hanya mengumpulkan dua rekomendasi kecamatan, yakni dari Galesong Utara dan Pattalassang.

Dengan gagalnya Darwis bertarung, maka petahana, Aksin Suarso menjadi calon tunggal. Hanya Aksin yang memenuhi syarat maju sebagai calon dengan dukungan 7 pimpinan kecamatan. Aksin pun dinyatakan terpilih secara aklamasi.

“Ini amanah, mari kita bersatu dan bersama meraih kemajuan dengan menjadikan masjid sebagai pusat kemajuan umat,” kata Aksin usai ditetapkan sebagai Ketua DPD BKPRMI Takalar periode 2020- 2025.   

Suasana pembukaan musda BKPRMI Takalar di Hotel Kenari, Jumat 20 November 2020. (Ist)

Dalam pembukaan musda, hadir Bupati Takalar Syamsari Kitta, Kepala Kantor Kementetian Agama Kabupaten Takalar Junaidi Mattu, dan Ketua DPW BKPRMI Sulsel Hasid Hasan Palogai. Dalam arahannya saat membuka musda, Syamsari menyebut BKPRMI merupakan  salah satu ormas Islam yang menjadi pagar bagi agama islam.

Untuk itu, pemerintah harus memberikan ruang yang besar bagi ormas Islam, termasuk BKPRMI untuk menjadi bagian penting dalam menjaga serta memperbaiki kehidupan beragama masyarakat.

“Ormas Islam bergerak untuk memperbaiki masyarakat, makanya pemerintah harus mendukung dan memberikan ruang yang luas bagi ormas untuk bergerak memperbaiki tatanan masyarakat,” kata Syamsari yang disambut tepuk tangan pengurus dan kader- kader BKPRMI Takalar itu.

Sebelumnya Kepala Kantor Kementetian Agama Kabupaten Takalar Junaidi Mattu mengatakan, institusi tempatnya bernaung menjadi bagian tak terpisahkan dari BKPRMI. Ia beralasan, pengurus BKPRMI baik tingkat kabupaten maupun di tingkat kecamatan merupakan warga  Kemenag Takalar.

Selaku pemegang mandat pembina Keagamaan di Kabupaten Takalar, Junaidi Mattu menyampaikan ucapan terima kasih kepada BKPRMI yang selama ini telah banyak berpartisipasi dalam membenahi akhlak masyarakat Takalar lewat pembinaan majelis taklim,TK/TPA serta kegiatan remaja masjid lainnya.

“Selama ini BKPRMI telah banyak berbuat dan berjasa lewat pembinaan anak- anak kita melalui TK/TPA atau majelis taklim, saya ucapkan banyak terima kasih,” kata Junaidi.

Sementara Hasid Hasan Palogai berpesan agar tetap menjadikan BKPRMI sebegai organisasi terpercaya dan dipercaya oleh masyarakat. Apalagi peran ormas Islam ini sangat besar dan telah mendapatkan tempat tersendiri di di tengah masyarakat.    

“Jangan khianati organisasi, ketika semua itu terjadi maka sama saja membunuh organisasi, jagalah kedamaian siapapun yang terpilih dia adalah orangnya BKPRMI,” ujar Hasid yang juga Ketua Majelis Ulama Indonesia Takalar itu.

Editor: Azhar

  • Whatsapp