Isolasi Apung di KM Umsini Dikeluhkan, Plt Gubernur Sulsel Minta Danny Lakukan Evaluasi

Plt Gubernur Sulsel Andi Sudirman Sulaiman. (Ist)
Plt Gubernur Sulsel Andi Sudirman Sulaiman. (Ist)
judul gambar

MANIFESTO, MAKASSAR– Plt Gubernur Sulawesi Selatan, Andi Sudirman Sulaiman memberikan kepercayaan kepada Pemkot Makassar dalam evaluasi efektivitas program isolasi apung Covid-19 di Kapal Umsini perairan Kota Makassar.

Sejak beroperasi, mulai muncul berbagai keluhan dari para pasien kepada Pemerintah Kota Makassar sebagai penyelenggara. Mulai dari laporan lemot atau lambatnya fasilitas jaringan internet (WiFi), air yang tidak mengalir, kebersihan kapal hingga banyaknya gangguan serangga kecoa di kapal.

Bacaan Lainnya

“Memang isolasi apung tidak akan mudah, butuh kerja ekstra. Hal ini karena kondisi di kapal akan banyak hal seperti keterbatasan sources air, listrik dan space serta lain-lain yang tentu akan membuat kita harus menjaga tetap tersedia dan ramah bagi pasien,” ungkap Andi Sudirman, Kamis, 5 Juli 2021.

“Saya kira pak Walikota akan evaluasi efektivitasnya dan opsi-opsi isolasi darat bisa jadi pilihan. Pak Wali bisa evaluasi ulang jika itu ribet,” ujarnya.

Apalagi Pemprov Sulsel telah mencanangkan program Fasilitas Isolasi Terintegrasi (FIT) di Asrama Haji Sudiang. Dimana FIT ini langsung terintegrasi dengan RSUD Pemprov Sulsel. Tempat isolasi ini diperuntukkan bagi pasien positif Covid-19 tanpa gejala (OTG) dan gejala ringan.

Plt Gubernur Sulsel pun mengaku menunggu hasil evaluasi dan tindak lanjut oleh Pemkot Makassar. Serta mendukung segala inovasi Pemerintah Kabupaten/Kota dalam menghadirkan extended room (ruang tambahan) untuk isolasi mandiri bagi pasien Covid-19.

“Intinya semangat membuka isolasi terpusat kepada kabupaten/kota tetap harus didorong sesuai instruksi pusat. Dan kami provinsi meminta agar tempat isolasi itu efektif serta terintegrasi RSUD yang ada agar pertanggungjawaban dan terkontrol dengan baik,” jelasnya.

Editor: Azhar

judul gambarjudul gambar

Pos terkait