Jelang Musim Hujan, Bupati Takalar: Waspada Kecelakaan Laut

Bupati Takalar Syamsari Kitta (Ist)
Bupati Takalar Syamsari Kitta (Ist)
judul gambar

MANIFESTO, TAKALAR– Banyaknya kecelakaan laut di perairan Takalar bahkan menelan korban jiwa, membuat Bupati Takalar Syamsari Kitta resah. Apalagi menjelang datangnya musim hujan yang kemungkinan disertai angin kencang dan gelombang yang tinggi.

Kecelakaan laut terakhir terjadi di Perairan Tanakeke tiga hari lalu dan menelan satu korban jiwa. Untuk itu, Syamsari meminta untuk meningkatkan kewaspadaan bagi pengguna trasportasi laut.

Bacaan Lainnya

“Kita tak bisa diam dengan menyaksikan kecelakaan seperti itu, apalagi sudah berulang-ulang, saya kita mesti evaluasi dan tingkatkan kewaspadaan,” kata Syamsari, Jumat 23 Oktober 2020.

Syamsari meminta agar Dinas Perhubungan segera menganalisis situasi dan mencari solusi contoh  membuat SOP yang bisa dipedomani di dermaga yang ada di Takalar. Sebelumnya Bupati juga pernah meminta audit kinerja pada dinas perhubungan terkait kejadian- kejadian berulang dan memakan korban jiwa.

“Saya sudah minta Pak Sekda untuk mengumpulkan Dinas Perhubungan, Camat, dan OPD terkait untuk menyepakati agenda aksi untuk mencegah kejadian serupa di masa datang. Contohnya edukasi ke pemilik kapal dan penumpang di dermaga untuk menggunakan pelampung demi keamanan penumpang,” terang Syamsari..

Selain itu perlu disepakati model pengawasannya, Syamsari meminta agar Dishub menggunakan standar operasional bagi setiap pemilik transportasi laut. Jika tidak memenuhi standar, maka izin berlayar tidak boleh dikeluarkan.

“Kalau tidak memenuhi standar keselamatan, ya jangan dikasih izin berlayar karena bisa fatal akibatnya, ini menyangkut nyawa manusia,” tegas anggota DPRD Sulsel dua periode itu.

Editor: Azhar

judul gambarjudul gambar

Pos terkait