Kasihan! Usai Tersangka, Oknum Satpol di Gowa Kini Dicopot dari Jabatan Sekdis

  • Whatsapp
Usai menjadi tersangka, MH, oknum Satpol di Gowa yang menganiaya pemilik cafe kini dicopot dari jabatannya sebagai Sekdis Satpol PP Gowa. (Int)
Usai menjadi tersangka, MH, oknum Satpol di Gowa yang menganiaya pemilik cafe kini dicopot dari jabatannya sebagai Sekdis Satpol PP Gowa. (Int)
judul gambar

MANIFESTO, GOWA– Aksi pemukulan Mardhani Hamdan (MH), oknum Satpol PP di Gowa terhadap pasangan suami istri di sebuah cafe harus dibayar mahal.

Setelah ditetapkan sebagai tersangka kasus penganiayaan oleh Polres Gowa, Daeng Rola, sapaan akrabnya juga harus kehilangan jabatannya.

Bacaan Lainnya

Bupati Gowa Adnan Purichta Ichsan menonaktifkan sementara sebagai Sekretaris Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten Gowa. Kepala Satpol PP Kabupaten Gowa, Alimuddin Tiro mengatakan, jabatan tersangka, Mardhani Hamdan sebagai Sekretaris Satpol PP dinonaktifkan pekan depan.

“Iya, mulai hari Senin lusa jabatannya dinonaktifkan dulu,” kata Alimuddin Tiro, Sabtu 17 Juli 2021.

Penonaktifan jabatan Mardhani Hamdan kata Alimuddin berkaitan dengan pemeriksaan tersangka yang masih sebagai Aparatur Sipil Negara (ASN) di Inspektorat Kabupaten Gowa. “Yang bersangkutan baru dinonaktifkan dulu,” ujarnya.

Kendati demikian, Alimuddin Tiro belum dapat berbicara banyak terkait sanksi yang akan diterima oleh tersangka, Mardhani Hamdan dari hasil pemeriksaan Inspektorat Kabupaten Gowa. “Itu menjadi ranah dari Inspektorat yang memberikan sanksi,” jelasnya.

Mardhani telah ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus dugaan pemukulan terhadap pemilik warung kopi yang viral di media sosial.

Kapolres Gowa AKBP Tri Goffarudin Pulungan mengatakan, penyidik telah melakukan gelar perkara untuk meningkatkan kasus ini dari penyelidikan ke penyidikan.

“Hari ini kita telah gelar perkara kasus ini dan pelaku sudah ditetapkan sebagai tersangka,,” kata Kapolres Gowa, Jumat 16 Juli 2021.

Pemukulan Mardhani terhadap pasutri terjadi Rabu 14 Juli 2021 malam saat petugas Satpol PP Gowa, melakukan operasi PPKM. Insiden terjadi saat Satpol PP hendak menutup sebuah warung kopi di bilangan Panciro, kecamatan Pallangga.

Mardhani, menurut polisi, emosi dan memukul perempuan pemilik warung kopi. Perempuan korban pemukulan Mardhani disebut sedang hamil. Namun, belakangan, berdasarkan pemeriksaan, perempuan tersebut tidak dalam keadaan hamil.

Editor: Azhar

Pos terkait