Kasus BW Diungkit, Tim Prabowo Tetap Solid

judul gambar

MANIFESTO.com, Jakarta – Tim Kampanye Nasional Joko Widodo (Jokowi)-Ma’ruf Amin mengungkit kasus Ketua Tim Hukum Prabowo Subianto-Sandiaga Uno, Bambang Widjojanto (BW), dan meminta Mahkamah Konstitusi waspada. Kubu pasangan nomor urut 02 itu tak gentar dan tetap solid untuk berjuang di MK.

Adalah anggota TKN Jokowi-Ma’ruf Amin, Inas Nasrullah Zubir, yang mengungkit soal kasus BW. Kasus yang dimaksud adalah soal perkara kesaksian palsu BW saat beracara di MK pada 2010.

Bacaan Lainnya

“BW punya rekam jejak hitam penanganan hukum ketika menghadirkan saksi palsu dalam sidang sengketa Pilkada Kotawaringin Barat pada 2010,” kata Inas Nasrullah Zubir kepada wartawan, Senin (27/5/2019).

Kala itu, diberitakan BW menghadirkan saksi palsu ketika menangani kasus sengketa Pilkada Kotawaringin Barat di MK pada 2010. BW pun ditetapkan sebagai tersangka. Namun, kata Inas, penegakan hukum terhadap BW saat itu tak berlanjut. Padahal, menurut dia, kepolisian memiliki bukti-bukti yang sangat mendukung.

“Setelah kasusnya dilimpahkan ke kejaksaan, justru dikesampingkan demi kepentingan umum (deponering) oleh Jaksa Agung,” ujar Inas.

“Ingat deponering itu mengesampingkan perkara yang sudah ada buktinya dengan alasan demi kepentingan umum. Jadi bukan tidak ada bukti, melainkan penegakan hukum terhadap BW saat itu dikorbankan demi kepentingan umum,” imbuh dia.

Inas kemudian menyinggung anggota Dewan Pengarah BPN Prabowo-Sandiaga, Fadli Zon, yang saat itu vokal memprotes Jaksa Agung karena mengesampingkan kasus BW. Ia mempertanyakan sikap Fadli, yang kini berada di barisan yang sama dengan BW.

“Tapi sekarang kita lihat sendiri, mereka (BW dan Fadli Zon) berada di kubu yang sama. Sekarang apakah Fadli Zon tetap menuntut kepastian hukum kasus BW dulu?” sebut Inas. (*)

*Sumber : Internet

 

judul gambarjudul gambar

Pos terkait