Kenaikan Gaji PNS Dicurigai Sarat Muatan Politis

judul gambar

MANIFESTO.com, JAKARTA – Presiden Jokowi memastikan kenaikan gaji untuk Aparatur Sipil Negara ( ASN) alias PNS tahun ini.

Bahkan, kenaikan gaji itu diberlakukan hanya beberapa hari sebelum Pemilu 2019.

Bacaan Lainnya

Rata-rata, kenaikan gaji dan pensiun pokok ditetapkan sebesar 5 persen sesuai Rancangan Anggaran yang ada.

Pengamat Kebijakan Publik, Agus Pambagyo menilai, kebijakan kenaikan gaji ASN menjelang pemilu ini tidak terlepas dari agenda politik.

“Kebijakan ini tentu tidak terlepas dari agenda politik walaupun populis. Kalau dampak pada ASN itu sendiri tentu positif,” sebut Agus dikutip Kompas.com, Kamis (14/3/2019).

Terkait dampak terhadap non-ASN, Agus masih belum bisa menjelaskan.

“Kalau di luar ASN itu dampaknya tergantung dari kalkulasi pemerintah, anggaran totalnya juga belum terlihat berapa,” tuturnya.

Sebelumnya, Menteri Keuangan Sri Mulyani menyatakan bahwa Presiden Joko Widodo sudah menandatangi Peraturan Pemerintah (PP) terkait kenaikan gaji PNS tersebut.

“Menyangkut pertama keputusan kenaikan 5 persennya itu sendiri sesuai dengan UU APBN 2019,” ujarnya, Jakarta Senin (11/3/2019).

Setelah ditandatangani Presiden, kata Sri Mulyani, PP kenaikan gaji PNS tersebut masih perlu dilengkapi terkait lampirannya.

Editor: Azhar

judul gambarjudul gambar

Pos terkait