KPK Panggil Ulang Menteri ESDM 20 Mei

judul gambar

MANIFESTO.com, Jakarta – KPK mengagendakan ulang pemeriksaan terhadap Menteri ESDM, Ignasius Jonan. Penjadwalan ulang dilakukan penyidik karena Jonan mangkir dari pemeriksaan yang sedianya dijadwalkan pada hari Rabu (15/5).

“KPK kembali memanggil saksi untuk penjadwalan ulang pemeriksaan pada hari Senin, 20 Mei 2019,” ujar juru bicara KPK Febri Diansyah saat dihubungi, Rabu (15/5).

Bacaan Lainnya

Jonan akan diperiksa sebagai saksi dalam dua perkara. Yakni perkara dugaan suap pengurusan terminasi kontrak Perjanjian Karya Pengusahaan Pertambangan Batubara (PKP2B) PT Asmin Koalindo Tuhup (PT AKT) dengan tersangka Direktur Utama PT Borneo Lumbung Energi & Metal, Samin serta dalam perkara dugaan suap terkait proyek pembangunan PLTU Riau-1 dengan tersangka Direktur Utama PLN nonaktif, Sofyan Basir.

KPK meminta Jonan dapat memenuhi panggilan ulang tersebut dan memberikan keterangannya.

“Kami harap saksi memenuhi panggilan penyidik dan dapat memberikan keterangan terkait dua perkara dengan tersangka (Sofyan Basir) dan (Samin Tan),” kata Febri.

Sebelumnya, KPK telah mengagendakan pemeriksaan Jonan sebagai saksi untuk dua perkara berbeda di tingkat penyidikan pada Rabu 15 Mei. Namun pihak Kementerian ESDM mengirimkan surat pemberitahuan yang mengatakan Jonan tidak bisa memenuhi panggilan penyidik karena ada perjalanan dinas ke Eropa, Jepang, dan Amerika Serikat. (*)

*Sumber : Internet

judul gambarjudul gambar

Pos terkait