Kubu Jokowi Buka Ruang, Demokrat Ogah Tinggalkan Prabowo

judul gambar

MANIFESTO.com, JAKARTA — Partai Demokrat menegaskan belum pernah membicarakan di dalam internal partai untuk berpindah ke kubu Joko Widodo-Ma’ruf Amin.

Demokrat menegaskan tetap loyal ke koalisi pendukung 02 hingga kompetisi Pilpres usai.

Bacaan Lainnya

“Posisi partai demokrat ada di situ, tidak keluar dari koalisi adil makmur dan tidak berfikir ke manapun saat ini, sampai kompetisi Pilpres selesai. Seperti itu posisi Demokrat,” kata Ketua Divisi Advokasi dan Hukum Partai Demokrat Ferdinand Hutahaean dikutip dari Republika, Senin 29 April 2019.

Ferdinand enyatakan, Demokrat saat ini fokus mengawal proses rekapitulasi suara Prabowo-Sandi setelah penyelengaraan Pemilu 2019. Pembicaaraan pergeseran koalisi pun diklaim Ferdinand tidak pernah sedikitpun dilakukan oleh internal partai.

“Saat ini demokrat tetap membantu Prabowo-Sandi menyelesaikan kompetisi Pilpres. Tidak ada yang bicara koalisi ke manapun. Partai Demokrat tetap berada di dalam Koalisi Adil Makmur,” kata Ferdinand.

Isu merapatnya Demokrat ke kubu pejawat muncul setelah adanya pernyataan dari Kubu Tim Kemenangan Nasional (TKN) Jokowi-Ma’ruf yang membuka pintu bagi Demokrat. Demokrat sudah membantah isu tersebut melalui pernyataan Wakil Sekretaris Jenderal Partai Demokrat Rachlan Nashidik.

Rachlan mengakui Demokrat merupakan partai yang kritis di dalam koalisi. Namun, ia menegaskan Demokrat bukan partai oportunis.

Ia menyatakan tidak akan meninggalkan koalisi Prabowo-Sandi. “Kami tidak meninggalkan kawan yang sedang mengalami kesulitan,” kata Rachland saat dikonfirmasi, Senin.

Pernyataan yang sama juga sudah diunggah Rachlan melalui akun Twitter pribadinya, @RachlandNashidik, untuk menegaskan posisi demokrat dalam Koalisi Adil Makmur.

Editor: Azhar

judul gambarjudul gambar

Pos terkait