Lantik Tujuh Pejabat Bupati, Ini Tiga Pesan Gubernur Sulsel

Gubernur Sulsel Nurdin Abdullah melantik tujuh Pjs Bupati, Sabtu 26 September 2020. (Ist)
Gubernur Sulsel Nurdin Abdullah melantik tujuh Pjs Bupati, Sabtu 26 September 2020. (Ist)
judul gambar

MANIFESTO, MAKASSAR– Gubernur Sulsel Nurdin Abdullah melantik tujuh pejabat sementara kepala daerah di Rujab Gubernur, Sabtu 26 September 2020.  

Mereka yang dikukuhkan adalah Asisten 1 Bidang Pemerintahan Andi Aslam Patonangi sebagai Pjs Bupati Gowa, Kepala Kesbangpol Asriadi Sulaiman sebagai Pjs Bupati Selayar, Kepala DPMPTSP Jayadi Nas sebagai Pjs Bupati Luwu Timur, Staf Ahli Gubernur Iqbal Suaeb sebagai Pjs Bupati Luwu Utara, Kepala Biro Umum Idham Kadir Pjs Bupati Soppeng, Kepala BPSDM Sulsel Asri Sahrun Said Pjs Bupati Tana Toraja, dan Kadiskominfo Amson Padolo sebagai Pjs Bupati Toraja Utara.

Bacaan Lainnya

Gubernur pun menyampaikan pesan kepada pejabat bupati yang akan bertugas sampai tiga bulan mendatang. Di antaranya, mengawal Pilkada yang dilaksanakan di tengah pandemi Covid-19, menjaga netralitas ASN, dan merampungkan Anggaran Pendapat Belanja Daerah (APBD) 2021 dengan baik.

“Penjabat bupati yang baru saja kita kukuhkan, tugas utama adalah sangat berat di masa pandemi ini. Jadi betul-betul bagaimana pelaksanaan Pilkada ini dikawal dengan baik dengan protokol kesehatan secara ketat,” kata Nurdin Abdullah.

Nurdin pun menekankan, agar bupati sebelum cuti agar merampungkan penyusunan RAPBD. Pasalnya, pejabat bupati yang akan mengawal penetapan APBD pokok 2021 yang akan segera dibahas.

“Ini paling penting, merekalah yang akan menetapkan APBD. Oleh karena itu, saya sudah berpesan kepada bupati sebelum cuti agar dirampungkan penyusunan RAPBD-nya agar penjabat sementara tidak mengutak-atik APBD itu,” terangnya.

Mantan Bupati Bantaeng ini pun meminta agar senantiasa menjaga stabilitas keamanan daerah yang dipimpinnya. Segera berkoordinasi dengan Forkopimda, tokoh masyarakat dan tokoh adat. Demikian juga di masa tahapan Pilkada ini bersama KPU dan Bawaslu.

“Tapi yang paling penting adalah dalam rangka menciptakan suasana yang kondusif di daerah harus menjaga netralitas ASN, itu penekanan saya,” tegasnya.

Nurdin Abdullah percaya bahwa mereka dapat melaksanakan tugas dengan baik dalam menjalankan roda pemerintahan dan bekerja secara profesional. “Saya percaya bahwa saudara akan melaksanakan tugas sebaik-baiknya,” kata Nurdin Abdullah.

Pelaksanaan pengukuhan dilaksanakan dengan menerapkan protokol kesehatan, dan diikuti secara virtual oleh pimpinan daerah lainnya.

Editor: Azhar

judul gambarjudul gambar

Pos terkait