Layanan Air Bersih Belum Merata, DPRD Makassar Panggil Direksi PDAM

  • Whatsapp
Ketua Komisi B DPRD Makassar William Lauren. (Manifesto)
Ketua Komisi B DPRD Makassar William Lauren. (Manifesto)

MANIFESTO, MAKASSAR – Komisi B DPRD Makassar akan memanggil direksi PDAM Kota Makassar terkait pelayanan air bersih yang masih belum merata. Berdasarkan data DPRD, masih ada hampir 30 persen warga Makasar yang masih belum terlayani air bersih dari PDAM.

“Jadi dalam beberapa hari ke depan, kita akan memanggil jajaran PDAM untuk memaparkan program kerjanya, khususnya bagaimana langkah agar masyarakat Makassar mendapatkan air bersih,” kata Ketua Komisi B DPRD Makassar William Laurenkepada wartawan, Selasa 15 September 2020.

Bacaan Lainnya

William mengatakan, sebaran cakupan pendistribusian air di kota Makassar baru mencapai 71 persen. Angka itu dinilai masih kurang sebab jumlah masyarakat yang belum menerima air bersih masih tergolong tinggi.

Untuk itu, William menegaskan, pihaknya perlu mendengar terobosan baru dari PDAM untuk memperluas layanan. Paling tidak sudah ada peningkatan angka layanan pada tahun ini.

“Saya dengar info kan sekarang cakupan PDAM baru sekitar 71 persen, nah ini saya mau lihat solusi yang akan diterapkan,” kata William.

“Kami minta tahun ini sudah ada kenaikan cakupan air bersih, kita maunya ya 100%, hanya saja kan kita realistis saja, asal jangan yang dari 71% jadi 72%,” sambungnya.

Politisi PDIP itu mengatakan, kebutuhan air bersih masyarakat harus dipenuhi. Solusi yang ditawarkan PDAM hanya berupa penyediaan tangki-tangki air kata William, bukan solusi jangka panjang.

“Sudah banyak masyarakat yang gelisah karena tidak mendapatkan suplai air bersih, tapi ingat memberikan tangki-tangki itu bukan solusi, itu sifatnya hanya jangka pendek. Yang saya maksud ini pemasangan pipa yang baru,” pungkasnya.

Penulis: Fadli Ramadhan

  • Whatsapp