Lima Warga Jeneponto Disambar Petir Saat Panen Jagung

Ilusrasi petir. (Int)
Ilusrasi petir. (Int)
judul gambar

MANIFESTO, JENEPONTO – Lima warga di desa Tanammawang, kecamatan Bontoramba, Jeneponto, disambar petir.

Peristiwa ini terjadi saat korban bekerja di salah satu kebun untuk menggiling jagung. Dua di antaranya dikabarkan meninggal dunia.

Bacaan Lainnya

Peristiwa tewasnya korban terjadi di desa Berutallasa, Kecamatan Biringbulu, Kabupaten Gowa, Sulawesi Selatan, Selasa 16 Maret 2021.

Dari lima orang korban ini, dua korban lainnya saat ini tengah dirawat di Puskesmas Desa Bulusibatang, satu orang di Pustu Tanammawang, Kecamatan Bontoramba, Kabupaten Jeneponto.

“Dua orang meninggal dari lima korban yang tersambar petir saat menggiling jagung di tengah perkebunannya, sekarang itu dua dirawat di Puskesmas Bulusibatang, satu di Pustu Tanammawang,” beber Muh. Rusli, Sekretaris Desa Tanammawang.

Kata Rusli, dua orang korban yang meninggal dunia akibat sambaran petir itu yakni, Daeng Diri dan Saleh.
Dari dua orang tersebut, salah satu korban dievakuasi dengan cara ditandu menggunakan sarung oleh warga sekitar.

“Iya, sempat ada jenazah yang ditandu sama warga atas nama Saleh,” lanjut Sekdes Tanammawang.

Ia menambahkan, saat kejadian, korban bernama Saleh meninggal di lokasi usai disambar petir. Namun, korban bernama Diri masih bisa diselamatkan dan langsung dilarikan ke Puskesmas.

“Sempat diselamatkan (Diri’) pakai mobil biasa, tapi tidak tertolongmi, dan dinyatakan meninggal dunia, kalau Saleh meninggal di tempat,” ujar Rusli.

Kedua warga yang menjadi korban tersambar petir yang dinyatakan meninggal dunia ini telah disemayamkan di rumah duka di Kabupaten Jeneponto.

Editor: Azhar

judul gambarjudul gambar

Pos terkait