Literasi Media Bagi Perempuan

Literasi media sangat penting bagi perempuan (Ilustrasi)
Literasi media sangat penting bagi perempuan (Ilustrasi)
judul gambar

** Perkembangan media terutama media seperti internet saat ini sangat pesat, kemunculan media sendiri di Indonesia diawali dengan media cetak kemudian berkembang kearah audio visual seperti radio dan televisi dan saat ini mulai dikenal dengan era media internet dimana dalam era ini masyarakat dapat dengan mudah mengakses informasi secara cepat.

Keberadaan internet ini pula yang kemudian melahirkan interaksi komunikasi yang berubah bagi perkembangan kehidupan manusia, karena tidak lagi komunikasi dilakukan dengan bertatap muka namun dapat dilakukan melalui media sosial yang saat ini tengah digandrungi oleh masyarakat luas.

Bacaan Lainnya

Literasi media adalah sebuah gerakan baru yang saat ini tengah marak di masyarakat, literasi media muncul karena arus informasi yang hampir tidak dapat dibendung, karena informasi dari media sosial yang baik dan buruk hadir di tengah- tengah masyarakat terutama banyak dikonsumsi oleh anak-anak di bawah umur serta perempuan yang sangat rentan terterpa media sosial.

Oleh karena itu diperlukan adanya literasi media sosial bagi perempuan, untuk membentengi keberadaan informasi yang mengarah pada sisi negatif yang dapat berdampak buruk tidak hanya bagi diri perempuan itu sendiri tetapi juga bagi keluarganya terutama bagi anak-anaknya. Perempuan merupakan pondasi awal pembentukan karakter anak-anak, oleh karenanya anak mempelajari ilmu pertama kali dari ibunya. Sehingga diperlukan suatu literasi media yang cukup baik bagi perempuan agar dapat mengarahkan anakanaknya dalam menggunakan media sosial secara lebih bermanfaat.

Tidak hanya di perkotaan, pengguna media on line di Indonesia, di pelosok desa dan dimanapun kawasan media on line bisa diakses sesuai dengan situs yang dikehendaki penggunanya. Dalam hal ini, berarti media tak hanya memberikan informasi saja, melainkan sudah menawarkan juga perubahan perilaku bagi khalayaknya.

Seperti yang terjadi bahwa keberagaman situs yang ditawarkan media online menjadikan kemudahan pengguna dalam mengakses informasi yang bisa mengubah perilaku dalam menyikapi fenomena sehari-hari. Apapun yang diterima dalam situs media on line tersebut sedikit banyak akan mempengaruhi pulakepribadian penggunanya, utamanya ketika mengimplementasikan dalam fenomena yang dihadapipadakehidupan keseharian.

Perkembangan kepribadian akan sangat signifikan di kalangan remaja menuju dewasa ketika mengakses informasi yang sangat mengesankannya. Untuk diketahui bahwa sebagai kegiatan melek terhadap media dan pesan media massa dalam konteks komunikasi massa. Hal lain dapat dilihat bahwa literasi media diartikan sebagai kesanggupan guna memahami, menganalisis, dan mendekonstruksi pencitraan media.

Kemampuan untuk melakukan hal ini ditujukan agar pemirsa sebagai konsumen media (termasuk dalam hal ini responden perempuanmenjadi sadar (melek) tentang cara media dikonstruksi (dibuat) dan diakses. Literasi media adalah kemampuan untuk berkomunikasi dengan segenap di dalam semua media, baik media cetak dan elektronik selama itu bisa diakses, diteliti dan dievaluasi secara maksimal berupa gambar, kata-kata dan suara/bunyi yang membentuk kebudayaan media massa saat ini.

Kemampuan literasi media sangat penting bagi masa depan kita sebagai bagian dari masyarakat yang demokratis. Literasi digital tak beda jauh dengan kebutuhan dalam membaca, menulis, menghitung, dan disiplin ilmu lainyang sudah dikenal.

Dalam beberapa diskusi telah disepakati bahwa generasi yang tumbuh dengan akses yang tidak terbatas dalam teknologi digital mempunyai pola berpikir yang berbeda dengan generasi sebelumnya. Perempuan dapat dikategorikan menjadi sosok dengan kemampuan literasi digital yang cukup baik. Karena mereka mayoritas memiliki kemampuan dalam memproses berbagai informasi, dapat memahami pesan dan berkomunikasi efektif dengan orang lain dalam berbagai bentuk.

Kategori bentuk yang dimaksud dalam hal ini termasuk pada kegiatan dan program untuk bisa menciptakan, mengolaborasi, mengomunikasikan, dan bekerja sesuai dengan aturan etika, dan memahami kapan dan bagaimana teknologi harus digunakan agar efektif. Itulah sebabnya mengapa perempuan harus dan bisa memiliki kemampuan dalam mencerna media saat ini dimana salah satu arahnya adalah peningkatan literasi yang tepat pada kelompok perempuan.

Penulis: Westy Tenriawi,SKM.,M.Kes
Dosen Politeknik Indonesia

judul gambarjudul gambar

Pos terkait