Membandel, 61 ASN Pemkot Diganjar Sanksi

judul gambar

MANIFESTO.ID, MAKASSAR – Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Makassar mencatat sebanyak 61 Aparatur Sipil Negara (ASN) sepanjang 2019 diganjar sanksi karena melakukn pelanggaran.

Kepala Bidang Kinerja dan Penghargaan BKPSDM Kota Makassar, Munandar mengatakan, 61 ASN “nakal” mendapatkan sanksi berbeda sesuai dengan jenis pelanggarannya. Di antaranya, 2 orang dipecat, 3 orang lagi masih sementara dalam proses menunggu inkrah secara hukum, kemudian ada 6 orang dilakukan proses secara bertahap.

Bacaan Lainnya

“Jadi sepanjang 2019 ada 2 PNS diberhentikan, 3 sementara proses, 6 masuk dalam data BKD yang akan diproses secara bertahap,” kata Munandar kepada wartawan, Minggu 19 Januari 2020.

“Kemudian meliputi sanksi berat, sedang dan ringan ada 31 orang dan terancam sanksi berat sebanyak 9 orang, selebihnya teguran,” kata Munandar.

Ia juga mengatakan, penyebab sanksi pemecatan sebagai ASN karena tersandung dengan kasus tindak pidana korupsi dan statusnya sudah inkrah. Berdasarkan UU ASN, mereka yang terlibat dan terbukti korupsi harus diganjar sanksi pemecatan.

“Itu sudah masuk dalam sanksi berat dan terbukti dia bersalah maka statusnya diberhentikan dari PNS. Iya cuma dua sepanjang 2019,” ujarnya.

Selain itu, adapun PNS yang diberikan teguran ringan karena dianggap melanggar disiplin ringan dengan jumlah fantastis yakni lebih dari 100 orang.

Editor: Azhar

judul gambarjudul gambar

Pos terkait