Meski Ada Kendala, Disdik Sulsel Sebut PPDB 2021 Berjalan Lancar

Penerimaan Peserta Didik Baru atau PPDB Sulsel jalur zonasi diperpanjang karena server bermasalah. (Int)
Penerimaan Peserta Didik Baru atau PPDB Sulsel jalur zonasi diperpanjang karena server bermasalah. (Int)
judul gambar

MANIFESTO, MAKASSAR – Dinas Pendidikan (Disdik) Sulawesi Selatan (Sulsel) membantah bahwa dalam pelaksanaan Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) 2021 di Sulsel mengalami banyak masalah.

Ketua Panitia PPDB SMA/SMK Sulsel, Idrus menyampaikan bahwa kendala yang dialami selama proses PPDB ini tidak mencapai 1 % dan suksesnya pelaksanaan mencapai 99 %.

Bacaan Lainnya

“Kalau kita mau persentasekan dari 493 peserta online hanya lima sekolah (yang bermasalah) dan itu tidak terlalu banyak,” katanya di Kantor Disdik Sulsel, Kamis, 17 Juni 2021.

Terkait masalah jaringan ia menambahkan bahwa server kewalahan disebabkan antusias dari orang tua dan siswa yang setiap detik ada ribuan siswa yang mengakses.

“Pelaksanaan PPDB regular (jalur zonasi), hari Senin lalu mulai pukul 11.00 mulai lambat, setiap detik ada ribuan yang masuk dan server kewalahan,” jelasnya.

Sementara itu, perihal siswa yang tidak lulus pada jalur zonasi menyebabkan banyak orang tua siswa meminta untuk meluluskan anaknya dengan jalur khusus.

Kepala Disdik Sulsel, Muhammad Djufri mengungkapkan bahwa akibat dari banyaknya permintaan tersebut membuat ia harus mengatakan kepada orang tua siswa untuk kembali kepada aturan petunjuk teknis.

“Jadi bayangkan itu bukan cuman satu, dan semua minta petunjuk, na sudah ada juknis, petunjuk teknis, saya mau bilang baca juknisnya,” ungkapnya.

“Bahkan tadi saja, saya mendapat telepon dari salah seorang dosen, jadi anaknya itu mendaftar di tiga tempat (sekolah), tapi tidak ada yang masuk (lulus). Jadi dia bilang mohon petunjuk,” tambahnya.

Djufri pun menjelaskan bahwa PPDB ini mengedepankan prinsip profesionalisme, keadilan, dan berpegang teguh pada juknis.

“Kita buat juknis dengan sasaran supaya memperkecil masalah terjadinya, mengakomodir persoalan-persoalan yang bisa terjadi,” terangnya.

Ia pun meminta kepada Plt Gubernur Sulsel agar lebih menegaskan kepada masyarakat bahwa pelaksanaan PPDB ini harus berdasarkan juknis yang ada.

“Insya Allah saya tegaskan seperti yabg saya minta kepada Plt Gubernur untuk di-back up, kami diberikan dukungan karena kami akan berjalan sesuai ketentuan juknis. Karena kalau kita mau modelnya sepertu begitu untuk apa kita buat ketentuan-ketentuan begini,” tegasnya.

Editor: Azhar

judul gambarjudul gambar

Pos terkait