Money Politik, Bawaslu Rekomendasi Diskualifikasi Lima Petahana di Pilkada 2020

  • Whatsapp
Ketua Bawaslu RI Abhan. (Int)
Ketua Bawaslu RI Abhan. (Int)

MANIFESTO, JAKARTA– Bawaslu RI telah merekomendasikan lima petahana di Pilkada untuk didiskualifikasi kepada KPU. Bawaslu menemukan sejumlah penyalahgunaan wewenang.

Hal itu disampaikan Ketua Bawaslu Abhan dalam Webinar integritas Pilkada yang digelar Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

Bacaan Lainnya

“Terkait beberapa pelanggaran yang signifikan, penyalahgunaan kewenangan mengenai bantuan sosial dan sebagainya,” kata Abhan, Selasa 20 Oktober 2020.

Dengan temuan itu, Abhan mengungkapkan sudah ada 5 daerah yang direkomendasikan Bawaslu kepada KPU untuk dilakukan diskualifikasi.

“Ada lima daerah yang sudah kami lakukan rekomendasi, diskualifikasi,” paparnya.

Lima daerah itu, dirinci Abhan yaitu, Kabupaten Banggai Kepulauan, Pegunungan Bintang dan Ogan Ilir, selebihnya ia mengaku tak mengingat detail.

”Kami diskualifikasi karena penyalahgunaan wewenang kekuasaannya ketika posisi petahana dengan bansos dan sebagainya,” katanya.

Dugaan pelanggaran pidana lainnya, seperti money politics, Abhan mengatakan masih dalam proses penyidikan. Setelah rampung, pihaknya akan meneruskan temuan itu kepada Penegak Hukum Terpadu (Gakkumdu)

“Di kajian kami waktu yang kami punya 5 hari itu, maka kita teruskan ke penyidik Gakkumdu, sekarang masih ada di Kewenangan. Deklarasi ada dugaan pelanggaran money politics, dan sebagainya,” tandas Abhan.

Sumber: Kumparan

  • Whatsapp