MUI Gowa Minta Aktivitas Tarekat Ta’jul Khalwatiyah Dihentikan

judul gambar

MANIFESTO.com, MAKASSAR- Tarekat Al Khawatiyah pimpinan Puang La’lang di Gowa, Sulsel menghebohkan publik.

Tarekat yang memiliki banyak pengikut di Gowa dan Takalar ini disebut menjanjikan pengikutnya bisa bertambah umur selama 15 tahun. Bahkan pimpinan tarekat ini mengaku  berbicara dengan Tuhan.

Bacaan Lainnya

Majelis Ulama Indonesia (MUI) Gowa pun telah mengeluarkan fatwa kelirunya aliran ini. MUI pun meminta Puang La’lang menghentikan aktivitasnya yang menyesatkan itu.

“Puang La’lang itu mengaku bisa memperpanjang umur seseorang sampai 15 tahun. Karena katanya bisa berkomunikasi dengan Tuhan dan langsung minta,” kata Ketua MUI Gowa Paka, KH Abubakar Paka dikutip dari detikcom, Rabu (12/6/2019).

Abubakar Paka mengatakan pengikut Khawatiyah pimpinan Puang La’lang tersebar di beberapa wilayah di Gowa dan Kabupaten Takalar. Dia menyebut keanehan lain dari tarekat ini adalah menyebut ada kitab lain selain Alquran.

“Kemudian dia berpendapat bahwa selain Alquran ada kitabullah,” ujarnya.

Oleh karenanya, Abubakar selaku pimpinan MUI mengusulkan agar kegiatan kelompok ini dihentikan. Dia juga menyebut MUI Gowa sudah mengeluarkan fatwa kalau ajaran tarekat ini keliru.

“Jadi merekomendasikan ke pemerintah bahwa itu dihentikan aktivitasnya,” tuturnya.

“Jadi MUI Gowa sudah mengeluarkan fatwa, melalui beberapa Kali pertemuan itu dua belas kali pertemuan, sampai melahirkan fatwa. Jadi isi fatwanya itu menyatakan bahwa Al Khalwatiyah Syekh Yusuf Gowa yang diajarkan oleh Puang La’lang itu keliru,” tegas dia.

Editor: Azhar

judul gambarjudul gambar

Pos terkait