Nenek Berusia 104 Tahun Ini Ditangkap Polisi Inggris

judul gambar

MANIFESTO.com, INGGRIS – Anne Brokenbrow, seorang nenek berusia 104 tahun, punya permintaan unik dalam mengumpulkan donasi untuk amal. Rumah jompo Stoneleigh Care Home di Bristol, Inggris sedang melakukan pengumpulan dana amal, dimana warga binaannya diminta untuk menulis keinginan mereka.

Anne Brokenbrow mengatakan bahwa sepanjang hidupnya ia tidak pernah melakukan pelanggaran hukum. “Keinginan saya adalah untuk ditangkap,” tulisnya dalam email ke polisi.

Bacaan Lainnya

Petugas polisi kemudian mendatangi rumah jompo tersebut, memborgol Anne kemudian dibawanya ke kantor polisi. “Saya memiliki hari yang indah, ini menarik. Tidak pernah ini terjadi pada saya sebelumnya. Mereka memakai borgol,” ujar Anne.

Perempuan penderita demensia ini sangat ingin merasakan menjadi penjahat. “Saya mendapatkan kado istimewa dalam hidup saya yakni ditangkap polisi,” ucapnya.

Anne telah berada di panti jompo selama 10 bulan dan secara rutin dikunjungi oleh cucunya Sasha. Dia pernah bekerja sebagai sekretaris di pabrik selai Robertson.

“Rekan saya, Stephen Harding menangkapnya, sejauh yang saya tahu dia adalah orang tertua yang dia tangkap . Dia tersenyum, dia sangat senang,” kata petugas Kelly Foyle.

“Ini semua berawal ketika saya menerima email untuk amal. Kami adalah bagian dari tim kepolisian lingkungan, ini tugas kami, ini adalah permintaan paling tidak biasa yang pernah kami terima,” kata Kelly Foyle.

Petugas lain bernama Rob Cole menambahkan, ini adalah pertama kalinya unit kepolisiannya menangkap seseorang di panti jompo.

“Dia terkejut melihat kami, saya tidak berpikir dia bisa mengingat pada awalnya bahwa dia ingin ditangkap. Tapi ketika dia melihat kita dan dipakaikan borgol, dia setuju dan dia tidak menolak,” kata polisi Inggris yang ikut membawa sang nenek.

judul gambarjudul gambar

Pos terkait