Pasien PDP yang Meninggal di RSUD Takalar Negatif Corona

judul gambar

MANFESTO, TAKALAR- SS, 53 tahun, pasien dalam pengawasan (PDP) Covid 19 asal Desa Popo, Kecamatan Galesong Selatan, yang meninggal di RSUD Padjonga Daeng Ngalle Takalar, Kamis 16 April 2020 ternyata negatif corona.

“Berstatus PDP, tetapi setelah hasil laboratoriumnya keluar ternyata negatif, kita barusan terima,” kata Direktur RSUD Takalar dr Asriadi Ali, Kamis 16 April 2020.

Bacaan Lainnya

Pasien meninggal usai dirawat intensif di RSUD Takalar selama empat hari. Saat ini, jenasah dalam proses pemulangan ke rumah keluarganya untuk dimakamkan.

“Meninggal tadi setelah dirawat selama empat hari di RSUD Takalar, sekarang sementara persiapan pemulangan untuk dimakamkan oleh keluarganya,” kata Asriadi.

Awalnya, pasien akan dimakamkan sesuai protap Covid 19. Pihak RSUD Takalar pun telah melakukan persiapan pemakaman sesuai standar pasien corona. Namun, setelah mendapatkan hasil tes, pasien dilaporkan negatif sehingga dikembalikan ke keluarganya untuk dimakamkan.

“Hasilnya negatif, barusan kita kroscek di Balai Kesehatan Makassar, makanya kita kembalikan ke keluarganya untuk pemakaman sebagaimana biasanya,” ungkap Asriadi.

Editor: Azhar

judul gambarjudul gambar

Pos terkait