PD Parkir Makassar Raya Ganti Istilah Jukir dengan Daeng Parkir

judul gambar

MANIFESTO.com, MAKASSAR – Perusahaan Daerah (PD) Parkir Makassar Raya mulai Senin, (4/3) telah mengubah istilah Juru Parkir menjadi Daeng Parkir. Hal ini dilakukan untuk memberikan nuansa dan konten budaya lokal pada penamaan petugas parkir.

Direktur Operasional PD Parkir Makassar Raya, Drs H Syahrir Sappaile, M.Si menuturkan bahwa penamaan Daeng Parkir ini sebagai bagian dari pelestarian adat istiadat dan menonjolkan keunikan serta ciri khas khusus Kota Makassar. “Ini juga merupakan bentuk penghormatan dan saling menghargai kita sesama orang Bugis-Makassar. Selain itu, sapaan Daeng ini bisa dipergunakan untuk sapaan kepada pria dan wanita, jadi tidak salah kalau kita pakai istilah Daeng Parkir,” jelasnya.

Bacaan Lainnya

Syahrir menyebutkan bahwa saat ini ada sekitar 1400-an Daeng Parkir resmi yang tersebar di wilayah Kota Makassar. “Alhamdulillah, tahun ini kita mendapat bantuan dari Bank BJB dalam hal penyediaan rompi khusus bagi semua Daeng Parkir resmi,” ujarnya.

Bantuan ini, menurut Syahrir sebagai bentuk timbal balik karena PD Parkir Makassar Raya telah mempercayakan kepada Bank BJB untuk mengelolah keuangan dalam hal ini pemasukan parkir dari Daeng Parkir. “Jadi semua pemasukan parkir setiap harinya tidak lagi disetor ke bendahara PD Parkir, tetapi langsung disetor ke Bank BJB. Hal ini untuk menjamin akuntabilitas pemasukan perusahaan,” katanya.

Sementara itu Manager Business Costumer BJB Rudy Faizal Bobihoe memgatakan bahwa pemberian rompi kerja ini sebagai pendukung profesionalisme kerja para Daeng Parkir. “Tentu ini juga akan menjadi pembeda mana Daeng Parkir yang resmi mana yang tidak resmi,” ucapnya.

Editor : Azhar

judul gambarjudul gambar

Pos terkait