Pegawai Dinsos Takalar Tertular Covid 19, Satgas Gelar Swab Massal Besok

  • Whatsapp
Satgas penanganan Covid 19 Takalar akan melakukan swab massal bagi pegawai Dinsos, Selasa 29 September 2020. (Ist)
Satgas penanganan Covid 19 Takalar akan melakukan swab massal bagi pegawai Dinsos, Selasa 29 September 2020. (Ist)

MANIFESTO, TAKALAR– Satgas Penanganan Covid 19 Takalar akan menggelar tes swab massal bagi pegawai Kantor Dinas Sosial dan Pemberdayaan Masyarakat Desa Kabupaten Takalar.

Swab massal dilakukan usai salah satu pegawai Dinsos dinyatakan terpapar Covid 19. Rencananya, swab massal akan dilaksanakan besok, Selasa 28 September 2020. Swab massal ini dilakukan untuk memutus mata rantai penyebaran virus Corona di lingkup Dinas Sosial.  

Bacaan Lainnya

“Rencananya kontak tracking akan dilakukan besok untuk seluruh pegawai Dinsos, selanjutnya dilakukan swab massal,” kata Kepala Dinas Kesehatan Takalar yang juga Ketua Harian Satgas Penanganan Covid 19 Takalar dr Rahmawati, Senin 28 September 2020.

Rahma mengatakan, jika pegawai Dinsos, AI yang dinyatakan terpapar corona usai menjalani tes swab di RS Maryam Takalar. AI terpapar corona dan sudah menularkan virus itu ke istri, kedua anaknya, dan pengasuh anaknya. Meski demikian, kelimanya tidak menunjukkan gejala sakit sehingga hanya menjalani isolasi mandiri.    

“Mereka swab Jumat dan hasilnya keluar Minggu kemarin, mereka dinyatakan positif dan telah menjalani isolasi mandiri, makanya tadi kantor Dinsos tutup dan kita minta untuk buka besok karena kita akan lakukan kontak tracking dan testing bagi semua pegawai Dinsos,” ungkap mantan Direktur RSUD Padjonga Daeng Ngalle itu.     

Ia pun berharap tidak ada pegawai Dinsos lain yang tertular Covid 19. Rahma pun mengimbau kepada semua warga Takalar untuk senantiasa menaati protokol kesehatan karena virus ini sangat mudah tertular.

“Ini menjadi peringatan bagi kita semua untuk selalu taat pada protokol kesehatan, kenakan masker, jaga jarak, dan sering- sering cuci tangan dengan sabun, ini sudah harus kita budayakan sebagai perlindungan diri dan keluarga,” terang Rahma.   

Editor: Azhar