Pemeriksaan Suket di Perbatasan Makassar Dinilai Mubasir

  • Whatsapp
Pemerintahan Kota Makassar secara resmi telah memberlakukan Peraturan Wali Kota Makassar (Perwali) Nomor 36 tahun 2020 tentang surat keterangan bebas Covid 19, 9 pos jaga disiagakan di perbatasan. (Ilustrasi Int)
Pemerintahan Kota Makassar secara resmi telah memberlakukan Peraturan Wali Kota Makassar (Perwali) Nomor 36 tahun 2020 tentang surat keterangan bebas Covid 19, 9 pos jaga disiagakan di perbatasan. (Ilustrasi Int)

MANFESTO, MAKASSAR – Pemberlakuan Perwali nomor 36 tahun 2020 yang mengharuskan warga mengantongi surat keterangan bebas Covid 19 untuk keluar masuk Makassar dianggap mubasir.  

Apalagi, banyak warga yang dikecualikan (bebeas suket) dalam Perwali yang digagas oleh Pj Walikota Makassar Rudy Djamaluddin itu. Misalnya, ASN, TNI-Polri, karyawan, dan buruh yang dibebaskan dari suket. Padahal, tak ada jaminan mereka aman dari serangan virus corona.  

Bacaan Lainnya

“Saya kira itu program mubasir, apalagi banyak yang dikecualikan, memang yang dikecualikan ini ada jaminan tidak terjangkit virus corona,” kata Legislator Gerindra Makassar Kasrudi kepada Manifesto, Selasa 14 Juli 2020.   

Kasrudi menegaskan, program PJ Walikota Makassar Yusran Jusuf lebih agak lebih efektif dibandingkan dengan program Rudi Djamaluddin. Ia pun mengimbau agar kebijakan Pj Walikota difokuskan “pemeriksaan” di dalam kota.

“Saya sarankan petugas lebih baik fokus di dalam kota. Terapkan protokol kesehatan bahkan lebih perketat. Hidupkan kembali program Prof Yusran tentang Inspektur Covid-19, itulah yang paling bagus,” kata Kasrudi bersemangat.

Inspektrlur Covid-19 kata dia, gaunnya sudah ditakuti, tinggal penerapannya yang mesti dimaksimalkan. Bahkan jika perlu, sangat penting pengoperasian jam malam di dalam kota untuk pengawasan tempat keramaian. Kasrudi menekankan pemeriksaan terhadap protokol kesehatan dilakukan di tempat-tempat keramaian di dalam kota.

“Inilah gunanya Inspektur Covid dan harus ditingkatkan kewenangannya. Kalau saya nilai itulah yang paling bagus dibandingkan pemeriksaan di perbatasan yang tidak jelas arahnya,” pungkasnya.

Penulis: Fadli Ramadhan