Pemkab Takalar Minta PLN Audit Penerangan Fasilitas Umum

judul gambar

MANIFESTO.com, TAKALAR- Pemerintah Kabupaten Takalar meminta PLN Cabang Takalar melakukan audit terhadap sejumlah penerang fasilitas umum di sejumlah titik di pusat Kota Takalar.

Permintaan ini terkait banyaknya penerang fasilitas umum yang tidak berfungsi sementara PLN tetap membebankan biaya kepada Pemkab.

Bacaan Lainnya

Sebelumnya, Pemkab Takalar memutus penerang fasilitas umum di area Lapangan Makkatang Dg Sibali karena tingginya beban biaya dari PLN. Padahal, sejumlah penerang tidak berfungsi tetapi tetap dibebankan biaya.

“Banyak lampu jalan mati tapi tetap minta dibayarkan kepada pemkab, makanya pemkab membuat tim bersama PLN dan selanjutnya melakukan audit penggunaan listrik,” kata Kabag Umum Pemkab Takalar Muhsin Tiro kepada Manifesto, Senin 8 Juli 2019.

Muhsin mengatakan, harusnya penerang yang tak berfungsi tidak lagi dibebankan biaya kepada Pemkab. Pemkab tak akan mempersoalkan pembayaran jika semua penerang fasilitas umum dalam kondisi baik.

“Iya banyak fasilitas umum yang sudah tidak efektif fungsinya tapi masih masuk tagihan, harusnya tidak dibayar karena tak berfungsi,” kata Muhsin.

Ia mengatakan, penerangan fasilitas umum akan disambung kembali usai audit PLN dilakukan. Rencananya pekan ini PLN akan melakukan audit terhadap kondisi penerang fasilitas umum itu.

“Rencana setelah audit PLN dalam minggu ini kembali normal,” kata Muhsin.

Edit: Azhar

 

judul gambarjudul gambar

Pos terkait