Pemprov Sebut Pengajuan Hak Angket DPRD Takalar Melanggar

  • Whatsapp
Anggota DPRD Takalar berkonsultasi di Biro Pemerintahan Pemprov Sulsel terkait pengajuan hak angket, Kamis 8 Oktober 2020. (Ist)
Anggota DPRD Takalar berkonsultasi di Biro Pemerintahan Pemprov Sulsel terkait pengajuan hak angket, Kamis 8 Oktober 2020. (Ist)

MANIFESTO, MAKASSAR– Pemerintah Provinsi Sulsel menyatakan menolak pengajuan hak angket yang diajukan DPRD Takalar terhadap Bupati Syamsari Kiita. Penolakan itu karena DPRD Takalar dinilai melanggar PP 12 tahun 2018 tentang pedoman penyusunan tata tertib dan tatib DPRD Takalar.

Itu berdasarkan hasil konsultasi anggota DPRD Takalar bersama Sekwan Abbas Tola di Biro Pemerintahan Pemprov, Kamis 8 Oktober 2020. Rombomgan DPRD Takalar di bawah pimpinan Wakil Ketua DPRD Erni Halerah berkonsultasi di Biro Pemerintahan dan Otonomi Daerah Pemprov Sulsel.

Bacaan Lainnya

“Kita konsul di dua Biro Pemprov, diterima pagi tadi jam 9 di Biro Otda juga dihadiri Biro Hukum, pada intinya sepanjang prosesnya tidak sesuai PP 12 maka itu adalah pelanggaran,” kata Ketua Fraksi Golkar Muchtar Muluddin kepada wartawan saat dikonfirmasi, Kamis 8 Oktober 2020.

Saat paripurna pengajuan hak angket hanya diikuti 19 anggota DPRD Takalar Jumat 2 Oktober 2020. Padahal, berdasarkan PP 12 tahun 2018, paripurna pengajuan hak angket harus dihadiri minimal ¾ atau 23 anggota DPRD Takalar. Jika tidak maka rapat paripurna pengajuan hak untuk penyidikan itu dianggap tidak quorum sehingga tidak bisa mengambil keputusan.

Belum lagi, paripurna pengajuan hak angket tanpa melalui penjadwalan Badan Musyawarah (Bamus) DPRD Takalar. Namun, pimpinan DPRD Takalar di bawah komando Ketua DPRD Darwis Sijaya dan M Jabir Bonto seolah tak mengubris meski keputusan mereka melabrak mekanisme tata tertib.

“Teman- teman DPRD Takalar konsul ke Biro Pemerintahan demi menghargai kewenangann Gubernur selaku perpanjangan tangan pemerintah pusat, hasilnya ada kesalahan mekanisme dalam pengajuan hak angket sehingga batal demi hukum,” kata Muchtar.

Editor: Azhar

  • Whatsapp