Realisasi Anggaran Covid-19 Tahap Pertama di Makassar Capai Rp87 Miliar

  • Whatsapp
Realisasi anggaran penanganan Covid 19 tahap pertama di Makassar capai Rp87 miliar. (Ilustrasi)
Realisasi anggaran penanganan Covid 19 tahap pertama di Makassar capai Rp87 miliar. (Ilustrasi)

MANFESTO, MAKASSAR – Penanganan dan pencegahan pandemi Covid-19 di Kota Makassar pada realisasi pertama mencapai anggaran senlai Rp87 miliar.

Dari empat instansi yang meneriman anggaran tercatat realisasi pencairan dana dari Dinas Sosial (Dinsos) menjadi yang tertinggi dengan Rp52.457.129.300 dari dua kali tahap pencairan.

Bacaan Lainnya

Plt Kepala Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD), Rahmat Mappatoba menyebut jika seluruh anggaran tersebut sudah berada dalam rekening masing-masing istansi yang bersangkutan.

“Sudah adami semua di rekeningya itu SKPDnya masing-masing,” ungkap Rahmat saat ditemui di Posko Covid-19 Makassar, Sabtu 4 Juli2020

Adapun rincian pencairan anggaran Covid-19 yaitu:

Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Makassar
Pencairan Surat Perintah Pencairan Dana (SP2D)

BTT (APBD Pokok) Rp4.000.000.000 dicairkan pada tanggal 27/3/2020.
BTT (APBD Parsial 2) Rp3.800.000.000 dicairkan pada tanggal 12/6/2020.

Dengan jumlah total : Rp7.800.000.000

Dinas Sosial (Dinsoso) Kota Makassar

BTT (APBD Parsial 1) Rp42.468.379.300 dicairkan pada tanggal 20/4/2020.

BTT (APBD Parsial 2) Rp9.988.750.000 dicairkan pada tanggal 20/5/2020.

Dengan jumlah total : Rp52.457.129.300

Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Makassar :

Pencairan SP2D
BTT (APBD Pokok) Rp26.000.000.000 dicairkan pada tanggal 30/3/2020.

Kepala Kepolisian Resor Kota Besar (Kapolrestabes) Makassar

Belanja Hibah (APBD Pokok Parsial 2) Rp830.976.000 dicairkan pada tanggal 19/5/2020.

Total semua anggaran Rp87.088,150,300

Sementara untuk jumlah anggaran yang telah terpakai, Rahmat menyebut hingga hari ini belum diterima oleh pihaknya.

Terpisah, ketua Komisi D DPRD Makassar, Abdul Wahab Tahir saat wawancara menjelaskan jika anggaran Rp30 milliar bersumber dari BTT dan sebagian lainnya bersumber dari refocusing dengan silpa.

“Jadi BTT Rp30 miliar pada sekretariat kota Makassar, itu pagu 2020 lantas ditarik silpa Rp149 miliar, itulah yang dipakai untuk belanja pertama. Belanja pertama itu adalah Rp30 miliar itu, Rp4 miliar untuk BPBD, Rp26 miliar Dinkes dan RSUD Daya dan setelah itu diambil lagi Dinsos Rp42 miliar ditambah Rp10 miliar, jadi Rp52 miliar lebih,” jelasnya.

Sementara itu parsial kedua kata Wahab, diambil dari dana yang di refocusing.

“Tapi dana BTT Rp10 miliar di dari Pagu anggaran 2020 di tambah silpa 2019 itu yang baru tergunakan baru Rp80 miliar lebih dari Rp170 miliar untuk belanja Covid-19. Tapi itupun belum semua terserap atau terbelanjakan, masih ada yang tidak terbelanjakan termasuk yang di Dinsos,” kuncinya.

Penulis: Fadli Ramadhan

  • Whatsapp