Rocky Gerung Sebut Pemerintahan Jokowi Tinggal 20 Hari

judul gambar

MANIFESTO.com, MAKASSAR– Rocky Gerung terus menyerang petahana, Jokowi- Ma’ruf. Kali ini, Rocky menyebut usia pemerintahan Presiden Joko Widodo kini tinggal 20 hari lagi.

Angka ini disebut lantaran pemilu yang akan dilakukan pada 20 hari ke depan, tepatnya 17 April 2019.

Bacaan Lainnya

Pernyataan ini disampaikan Rocky Gerung untuk menanggapi baliho Jokowi di Jawa Timur yang bertuliskan “rakyat Jokowi”. Menurut dia, diksi tersebut tidak cocok, karena rakyat bersifat abadi sedangkan masa kepemimpinan presiden tidak.

“Coba Anda pikir, itu adalah mengancam karena tak ada pengetahuan etis bahwa rakyat itu lebih abadi dari presiden. Usia rakyat sepanjang usia republik, usia Jokowi hanya tinggal 20 hari,” ujar Rocky di Gedung Nusantara DPR RI, Ruang KK III, Jakarta dikutip Detik.com, Selasa (26/3).

Ucapan tersebut lantas disambut sorak ramai dan tepuk tangan para hadirin yang datang di acara diskusi soal temuan DPT ganda, invalid, dan manipulatif tersebut. Tidak hanya itu, Rocky juga menyebut ada orang yang tengah mengalami kekalahan dan terus berupaya dengan cara yang busuk.

Rocky memang tidak secara langsung menyebut siapa yang dimaksud dalam ucapannya tersebut.

“Ada yang bergembira, bernyanyi menyambut perubahan. Ada orang yang akan kalah, tapi sedang kalah. Jadi kalahnya on going karena merosot terus. Orang yang sedang kalah akan berupaya mencari selamat dengan cara yang paling busuk,” tuturnya.

Selain itu, Rocky juga mengkritik kinerja KPU dan Bawaslu. Rocky kembali menyebut Bawaslu sebagai Badan Pengawas Jari (Bawasri) karena lebih mempermasalahkan soal pose jari yang dilakukan oleh ASN.

“Yang terjadi, Bawaslu sibuk mengawasi jari, sehingga jadinya Bawasri, Badan Pengawas Jari,” kata Rocky di acara Aliansi Pengusaha Nasional di Djakarta Theatre, Jakarta, Kamis (21/3).

Editor: Azhar

judul gambarjudul gambar

Pos terkait