Rumah Restorative Justice Kini Hadir di Desa Panyangkalang Takalar

Kejaksaan Negeri (Kejari) Takalar launching Rumah Restorative Justice di Desa Panyangkalang, Kecamatan Mangarabombang, Kabupaten Takalar, Rabu 16 Maret 2022. (Ist)
Kejaksaan Negeri (Kejari) Takalar launching Rumah Restorative Justice di Desa Panyangkalang, Kecamatan Mangarabombang, Kabupaten Takalar, Rabu 16 Maret 2022. (Ist)
judul gambar

MANIFESTO, TAKALAR – Kejaksaan Negeri (Kejari) Takalar launching Rumah Restorative Justice di Desa Panyangkalang, Kecamatan Mangarabombang, Kabupaten Takalar, Rabu (16/3/2022).

Rumah Restorative Justice ini diresmikan Jaksa Agung Prof Dr Sanitiar Burhanuddin secara virtual.

Bacaan Lainnya

Burhanuddin menyatakan kehadiran Rumah Restorative Justice merupakan prestasi yang patut diapresiasi.

Ini juga salah satu bukti keseriusan dalam membangun hukum di Indonesia yang diatur dalam rencana pembangunan jangka menengah 2020-2024.

“Rumah Restorative justice merupakan suatu tempat yang mampu memberi rasa aman dan nyaman untuk mencari solusi dari permasalahan tersebut,” katanya.

“Sehingga bisa menjaga kedamaian dan menjalin harmonis, karena itu saya Jaksa Agung RI dalam kesempatan ini memberikan nama ruang tersebut dengan Rumah Justice,” ujarnya.

Kajati Sulsel Raden Febrytriyanto meyebut ada tiga Rumah Restorative Justice yang diresmikan, yakni di Makassar, Takalar, dan Jeneponto.

Menurut Febry, Rumah Restorative Justice akan dipergunakan untuk menyelesaikan masalah yang ada di masyarakat di daerah masing-masing tanpa harus melalui jalur hukum.

“Sehingga dengan musyawarah mufakat di antara kedua bela pihak dan tidak lagi adanya perselisihan serta kembali berdamai,” ujarnya.

Tujuan Rumah Restorative Justice juga diharapkan dengan kearifan lokal yang ada di masyarakat dapat menyelesaikan permasalahan.

Di Sulsel pada 2022 ada 39 kasus telah diselesaikan dengan Restorative Justice dan di Takalar ada dua kasus dan satu kasus non pro justitia.

Editor: Azhar

judul gambarjudul gambar

Pos terkait