Sempat Ditutup, Pemilik Lahan Akhirnya Buka Segel SD 153 Bontonompo

SD Inpres 153 Bontonompo, Canrego akhirnya bisa digunakan lagi pasca disegel oleh pemilik lahan, Senin 24 Agustus 2020. (Ist)
SD Inpres 153 Bontonompo, Canrego akhirnya bisa digunakan lagi pasca disegel oleh pemilik lahan, Senin 24 Agustus 2020. (Ist)
judul gambar

MANISFESTO, TAKALAR  – Warga akhirnya membuka segel SD 153 Bontonompo, kelurahan Canrego, kecamatan Polombangkeng Selatan, Senin 24 Agustus 2020. Sebelumnya, pemilik lahan bersama warga menyegel sekolah itu dan meminta Pemkab menyelesaikan pembebasan lahan sebelum menggunakannya lagi.   

Namun, dengan komunikasi intens pemilik lahan bersedia membuka sekolah itu dan kembali bisa digunakan pasca pandemi. Kepastian pembukaan segel sekolah itu usai Kepala Pendidikan Nasional Takalar Irwan Sijaya melakukan komunikasi intens dengan pemilik lahan, Daeng Nompo.

Bacaan Lainnya

“Jadi hari ini SD Inpres Bontonompo di Canrego sudah dibuka lagi, sempat ditutup oleh pemilik lahan sebelum corona dan kita bersyukur karena beliau bersedia membuka kembali,” kata Irwan Sijaya kepada wartawan, Senin 24 Agustus 2020.

Warga yang mengatasnamakan pemilik lahan menyegel SD Inpres 153 Bontonompo, Canrego, tahun lalu. (Int)

Pembukaan segel sekolah disaksikan langsung oleh Irwan Sijaya bersama, pemilik lahan, komite sekolah, babinsa, dan babinkatibmas. Irwan mengatakan, penyelesaian lahan SD masih berlangsung antara Pemda dengan pemilik lahan. Hanya saja, pemilik lahan bersedia membuka sekolah sembari mencari jalan keluar terbaik. Dengan kesediaan itu, maka komunikasi antara pemilik lahan dan Pemkab Takalar menjadi cair.

“Saya kira ini awal yang baik untuk menyelesaikan persoalan lahan SD Bontonompo itu, dan hari ini sudah tercapai kesepakatan untuk mencari jalan terbaik, pastinya tidak merugikan anak didik kita dan pemilik lahan,” terang Irwan yang baru dua pekan menjabat sebagai Kadis Pendidikan Takalar itu.

Dengan pembukaan ini, maka jika sekolah kembali dibuka pasca pandemi Covid 19, SD Inpres 153 Bontonompo juga sudah bisa digunakan. Kabarnya, pemerintah saat ini sudah merancang model pembelajaran tatap muka untuk meminimalisir peluang penularan virus corona.

Editor: Azhar          

judul gambarjudul gambar

Pos terkait