Sempat Viral, Video “Kampanye” Rektor UNM Dikabarkan Berlanjut ke Gakkumdu

judul gambar

MANIFESTO.com, MAKASSAR – Kasus video dukungan Rektor Universitas Negeri Makassar (UNM), Prof Husain Syam ke Caleg NasDem Akbar Faizal terus berlanjut.

Husain terancam hukuman pidana pemilu. Dukungan vulgar ke sahabatnta itu dianggap pelanggaran.

Bacaan Lainnya

Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Makassar menyebut Prof Husain Syam ditemukan melakukan pelanggaran pemilu.

Dari hasil pemeriksaan yang dilakukan secara intensif oleh pihak Bawaslu Makassar selama beberapa hari terakhir, video Rektor UNM Prof Husain yang sempat viral ditemukan unsur tindak pidana pemilu.

Dalam video tersebut, Husain Syam terkesan mengampanyekan dua caleg asal Partai NasDem yang juga alumni IKIP/UNM.

“Kajiannya kami, terdapat unsur pidana dan kami teruskan ke Gakkumdu,” kata Humas Bawaslu Makassar, Muhammad Maulana, Selasa (26/3/2019).

Tak hanya menemukan unsur pidana, dalam hasil pemeriksaan, orang nomor satu di kampus orange tersebut melanggar netralitas ASN.

“Terkait pelanggaran terhadap netralitas ASN, kami nyatakan terbukti dan diteruskan di komisi ASN dan Kemenristek Dikti untuk dintindaklanjuti,” bebernya.

Sebelumnya, Rektor UNM, Prof Husain Syam menjalani pemeriksaan di Bawaslu Makassar hingga dini, Kamis (28/2/2019).

“Saya tidak sengaja datang malam karena menghindari, tidak. Tadi masih rapat saya jalan ke sini pak,” ungkap Prof Husain yang ditemui pasca menjalani pemeriksaan.

Pasca tersebarnya video tersebut, Prof Husain mengaku memberikan banyak klarifikasi kepada pihak-pihak yang mempertanyakannya.

Dia menyebut video yang direkam di executive lounge Hotel Claro saat menghadiri sebuah acara itu hanya guyonan. Semata untuk menyenangkan orang.

“Ketika ini menjadi milik publik, saya klarifikasi. Justru saya tersiksa. Saya berdua dan saya guyon. Ketawa-ketawa, begitu gaya bahasa saya sering menyenangkan lawan bicara saya,” bebernya.

Editor: Azhar

judul gambarjudul gambar

Pos terkait