Surat Suara Tercoblos di Malaysia Tak Masuk Hitungan KPU

judul gambar

MANIFESTO.com, Jakarta – KPU masih belum bisa memastikan keaslian dari surat suara Pilpres dan Pileg yang tercoblos di Selangor, Malaysia. Hal ini disebabkan karena surat suara itu saat ini sudah disita pihak Polisi Diraja Malaysia.

“Kasus surat suara yang tercoblos di Malaysia itu masih disimpan pihak kepolisian. Mungkin sudah dipindah ke tempat lain,” kata Komisioner KPU Ilham Saputra di Kantor KPU Menteng, Jakarta Pusat, Senin (15/4).

Bacaan Lainnya

Untuk sementara, KPU memutuskan tidak akan menghitung temuan surat suara yang tercoblos itu. Selain itu, Ilham mengatakan, kepolisian Malaysia masih belum bisa memberikan akses kepada KPU untuk mendalami kasus ini.

“Jadi kita anggap itu tidak dihitung. Kami telah komunikasi dengan polisi yang menjaga di tempat kejadian. Mereka mengatakan, tidak bisa terus-menerus (memberi akses) jadi ya sudah kita mau masuk enggak bisa,” ungkap Ilham.

Oleh karena itu, KPU belum bisa memastikan bagaimana surat suara itu bisa sampai di ruko yang terletak di Jalan 2/11 Selangor, Malaysia. Anehnya ruko itu bukan tempat resmi penyimpanan surat suara maupun logistik pemilu.

“Menurut PPLN tidak. Jadi PPLN katanya hanya menaruh gudang surat suara di KBRI dan sekolah Indonesia di Kuala Lumpur (), jadi enggak ada lain selain dan ,” jelas Ilham.

Hingga saat ini, Bawaslu masih menduga temuan surat suara yang sudah tercoblos 01 Jokowi – Amin dan caleg NasDem itu digunakan untuk pemilihan via pos. Bawaslu juga belum bisa memastikan keaslian dari surat suara itu.

“Diduga itu suara untuk (pemilu) lewat pos,” kata Komisioner Bawaslu M Afifudin.

Sumber : Internet

judul gambarjudul gambar

Pos terkait