Teman Batal Hadiri Bukber, Pria Ini Tekor Rp3,3 Juta

judul gambar

MANIFESTO.com, Memasuki bulan suci Ramadan, rasanya undangan buka bersama (bukber) terus berdatangan. Mulai dari buka bersama bareng teman-teman sekolah hingga perguruan tinggi, atau rekan-rekan di kantor. Biasanya, bukber ini sendiri menjadi ajang silaturahmi setelah sekian lama tak berjumpa.

Namun pada kenyataannya, mengumpulkan teman-teman untuk berkumpul bersama bukanlah perkara yang mudah. Apalagi bila satu sama lain telah mempunyai kesibukan masing-masing, seperti pekerjaan atau keluarga. Ujung-ujungnya hanya sekadar wacana.

Bacaan Lainnya

Di hari yang harusnya dapat berkumpul dengan kerabatnya, hal pahit tampaknya baru saja dirasakan oleh seorang pria bernama Teja ini. Meski bukber telah direncanakan sejak lama, ia dan dua temannya harus menanggung rasa kesal karena teman-temannya tak kunjung datang di lokasi bukber yang telah di-booking.

Seriously ini JAHAT

Selama puasa brp kali di ajak bukber? hanya 2 kali saja selebihnya memang ga tll tertarik krn lbih senang buka puasa sm keluarga..

dan hari ini undangan dari salah satu group ngajak bukber. aku sdh menolak berkali kali sm koordinatornya krn memang lg banyak pekerjaan kantor tp si koordinator maksa terus akhirnya aku confirm datang, krn hr ini ada meeting diluar akhirnya kupikir ga usah pulang dl kerumah dan langsung menuju tempat buka bersama. aku tiba jam setengah 5 sore blm ada yg datang, ah mungkin aku yang terlalu ngawal datangnya

10 menit kemudian datang koordinatornya

temen lama ga jumpa sambil basa basi aku tanya brp orang yang hadir katanya yg confirm 30 orang… wah rame yah kataku

jam 5 tiba tapi yang datang baru aku sm temenku si koordinator , aku melihat temenku seperti gelisah sambil mainin hapenya

aku bilang tenang aj mungkin msih on the way,” ujarnya seperti dilansir dari akun facebook-nya, Jumat (31/5).

Melalui akun Facebook pribadinya, Teja menceritakan ia mendapat ajakan berbuka puasa bersama. Meski mulanya sempat menolak, iapun akhirnya menerima tawaran tersebut. Awalnya disebutkan tamu yang hadir sebanyak 30 orang dan lokasi tempat makan disiapkan sesuai jumlah tamu.

Namun apa mau dikata, hingga waktu menunjukkan waktu berbuka puasa, hanya dua temannya yang menampakan diri. Rekannya yang kebetulan bertugas sebagai penanggung jawab acara tersebut mencoba mengonfirmasi, akan tetapi orang-orang yang semula mengatakan akan datang, justru mengatakan tidak bisa hadir. (*)

*Sumber : Internet

 

judul gambarjudul gambar

Pos terkait