Terima Kode Register, Bupati Takalar Sukses Mekarkan 11 Desa

  • Whatsapp
Bupati Takalar Syamsari menerima kode register 11 desa persiapan, Selasa 13 Oktober 2020. (Ist)
Bupati Takalar Syamsari menerima kode register 11 desa persiapan, Selasa 13 Oktober 2020. (Ist)

MANIFESTO, MAKASSAR—Bupati Takalar Syamsari Kitta berhasil memekarkan 11 desa yang telah digagas sejak tahun lalu. Kepastian pemekaran itu usai desa yang dimekarkan mendapatkan kode register dari Pemprov Sulsel.

Kepala Dinas PMD Sulsel Ashari Fakhsirie Radjamilo menyerahkan secara resmi kode register 11 desa hasil pemekaran kepada Bupati Takalar, di Kantor Bupati Takalar, Selasa 13 Oktober 2020. Ashari mengatakan, proses pemekaran desa persiapan untuk Takalar berjalan lancar dalam kurun waktu lima bulan.

Bacaan Lainnya

“Setelah berproses dalam kurung waktu lima bulan, hari ini Pemerintah Provinsi Sulsel resmi menyerahkan kode register 11 desa persiapan, ini hasil kerja keras dari Pemkab Takalar yang terus berkoordinasi dengan pemerintah provinsi,” kata mantan Kepala BKD Sulsel itu.

Ashari pun mendukung langkah Bupati Takalar yang memiliki niatan mendekatkan pelayanan pemerintahan kepada masyarakat. Untuk itu, Pemrov Sulsel akan memfasilitasi ke Kemendagri sehingga 11 desa persiapan segera menjadi definitif.

“Saya berharap mudah-mudahan proses ini yang merupakan salah satu inovasi dari Bupati Takalar bisa segera terwujud, kami dari pemerintah provinsi siap memfasilitasi ke kemendagri untuk dijadikan sebagai desa definitive,” harap mantan Kepala Dinas Pendidikan Jeneponto itu.

Syamsari usai menerima kode register mengatakan, penyerahan kode register desa persiapan ini merupakan kado terindah untuk Takalar di tengah pandemic Covid 19. Pemekaran desa ini sesuai dengan RPJMD pada misi Kabupaten Takalar yakni pembangunan yang berkelanjutan, ramah lingkungan, dan berbasis pada desa.

“Kita ingin pembangunan berbasis pada desa, membangun peradaban di desa yang menghargai kebudayaan lokal di desa, kita bersyukur karena negara telah menetapkan undang-undang desa dimana UU desa memungkinkan untuk tidak terjadi urbanisasi yang lebih besar ke kota,” kata mantan anggota DPRD Sulsel itu.

“Setelah adanya 11 desa persiapan ini maka Takalar sudah mempunyai 87 desa, tentunya dengan tujuan untuk meningkatkan dan mendekatkan pelayanan kepada masyarakat, dengan proses ini urusan pelayanan di masyarakat semakin baik dan semakin mudah,” harap Syamsari.

11 desa hasil pemekaran di antaranya desa Tarang Towaya di kecamatan Polombangkeng Utara, desa Kale Lantang di kecamatan Polongbangkeng Selatan, desa Galesong Timur, desa Tarembang, desa Kampung Beru di kecamatan Galesong, desa Kanaeng di kecamatan Galesong Selatan, desa Biring Kassi, desa Maccini Sombala, desan Sawakong beba, desa Kakballokang Pakkabba di kecamatan Galesong Utara, dan desa Minasa Baji di kecamatan Kepulauan Tanakeke.

Editor: Azhar