Terkait Covid 19, DPR Sebut Pilkada Belum Perlu Ditunda

judul gambar

MANIFESTO, JAKARTA – Jumlah WNI yang terpapar virus corona atau Covid 19 terus meningkat. Pemerintah pun telah meliburkan aktivitas sekolah dan melarang aktivitas keramaian yang berpotensi menularkan virus mematikan itu.  

Muncul wacana penundaan Pilkada yang akan berdasarkan tahapan akan digelar September mendatang. Ketua Komisi II DPR Ahmad Doli Kurnia Tanjung menilai Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) 2020 tidak perlu terburu-buru diputuskan untuk ditunda. Menurutnya, tahapan yang sudah berjalan saat ini tetap berjalan seperti biasa.

Bacaan Lainnya

“Namun aktivitas yang melibatkan kumpulan banyak orang, disiapkan dengan skala yang terbatas dan dibagi terminnya,” kata Doli dikutip dari Republika, Selasa 17 Maret 2020.

Selain itu, ia juga mengimbau agar KPU dan Bawaslu membuat prosedur operasional standar sendiri dalam menyikapi Pandemi Corona yang sedang terjadi saat ini. Selanjutnya, tinggal melihat perkembangan waktu yang ada sambil menunggu maklumat berikutnya dari pemerintah terkait Pandemi Corona.

“Kita semua berharap agar penanganan Pandemi Corona itu dapat terkendali dan semua aktivitas masyarakat, termasuk Pilkada tidak terganggu,” ujarnya.

Sebelumnya Komisi Pemilihan Umum (KPU) belum memiliki opsi menunda tahapan pilkada serentak 2020 yang dilaksanakan dalam waktu dekat ini (Maret-April 2020). Hal ini sehubungan dengan perkembangan penyebaran virus corona atau Covid-19. KPU sudah melakukan rapat untuk memutuskan sejumlah langkah antisipasi wabah corona.

“Semua proses masih berjalan sesuai tahapan, program, dan jadwal Pemilihan 2020,” kata Ketua KPU Arief Budiman di Jakarta, Senin 16 Maret 2020.

Editor: Azhar

judul gambarjudul gambar

Pos terkait