Ternyata Ombudsman Berikan Dinas Dukcapil Takalar Nilai Merah

judul gambar

MANIFESTO.com, TAKALAR- Pelayanan publik di Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Dukcapil) Takalar ternyata masih jauh di bawah standar.

Bahkan, Ombudsman Sulsel memberikan nilai merah untuk Dinas Dukcapil Takalar terkait layanan publik. Nilai itu di berikan karena Dukcapil Takalar tidak bisa memenuhi standar layanan ideal.

Bacaan Lainnya

“Ombudsman tahun 2018 memberikan nilai merah terkait layanan publik di Dinas Dukcapil Takalar, dari 100 poin, kita hanya dapat 19 poin, jauh dari kata standar,” kata Kadis Dukcapil Takalar Abdul Wahab kepada Manifesto, Jumat 19 Juli 2019.

Penyebab utama kata Kadis yang baru dua hari memimpin Dinas Dukcapil itu, karena instansinya tidak memenuhi standar pelayanan publik. Misalnya, tidak memiliki prin antrian, tak memiliki WC umum, minus tempat menyusui, ketiadaan tempat bermain anak, alur pelayanan.

“Ironisnya dan kami sayangkan karena program tahun 2019 sama sekali tidak menyentuh kekurangan itu,” ungkap Wahab.

Makanya, di bawah kendalinya, dinas yang dipimpinnya akan memprioritaskan untuk menutupi kekurangan itu. Ia mengatakan, akan mengusulkan di APBD Perubahan anggaran untuk menutupi semua penyebab nilai merah itu.

“Kita akan berusaha menutupi yang merah itu sehingga berganti hijau,” kata Wahab.

Selain itu, Wahab mengatakan akan secepatnya menjaring seluruh dokumen kependudukan ke seluruh desa dan kelurahan yang belum terdaftar ke dalam sistim kependudukan. Ia optimistis, potensi penduduk Kabupaten Takalar lebih 300 ribu dapat dicapai.

“Perbaikan menyeluruh kantor dinas sebagai tempat pelayanan agar masyarakat dan aparat merasa nyaman dan persiapan perubahan dokumen kependudukan bagi saudara kita di Tanakeke, itu semua prioritas,” kata dia.

Editor: Azhar

judul gambarjudul gambar

Pos terkait