Tertimbun Empat Hari, Perawat RS Mitra Manakarra Mamuju Ditemukan Selamat

Seorang perawat ditemukan selamat di antara reruntuhan bangunan RS Mitra Manakarra, Senin 18 Januari 2021. (Ist)
Seorang perawat ditemukan selamat di antara reruntuhan bangunan RS Mitra Manakarra, Senin 18 Januari 2021. (Ist)
judul gambar

MANIFESTO, MAMUJU– Meski sudah tertimbun reruntuhan bangunan di RS Mitra Manakarra Mamuju, seorang perawat ditemukan selamat, Senin 18 Januari 2021.

Dalam video yang beredar di sosial media, perawat itu ditemukan oleh Basarnas yang terus melakukan pencarian terhadap korban gempa di Majene dan Mamuju sejak Jumat 15 Januari 2021 lalu.

Bacaan Lainnya

Perawat yang identitasnya belum diketahui itu masih sempat berbicara kepada crew Basarnas untuk menolong dua orang temannya yang masih tertimbun reruntuhan RS Mitra Manakarra.  

“Masih ada temanku dua di dalam, tolong dia pak,” kata perempuan yang diperkirakan berusia di atas 30 tahun itu.  

Sekadar diketahui jumlah korban meninggal dalam peristiwa gempa di Mamuju dan Majene, Sulawesi Barat (Sulbar) bertambah menjadi 88 orang per Selasa 19 Januari 2021.

 Angka tersebut berdasarkan data yang dikeluarkan Basarnas Makassar pukul 09.30 Wita. Juru Bicara Basarnas Makassar melalui keterangan resminya merinci dari 88 korban tersebut, 77 orang merupakan warga Mamuju dan 11 orang warga Majene.

Hingga hari ini, Basarnas telah mengidentifikasi 77 korban meninggal dunia di Mamuju. Sebanyak 41 korban diketahui wanita dan 31 korban laki-laki. Sementara, lima korban belum diketahui jenis kelaminnya. Sementara, dalam rilis tersebut tidak disebutkan rincian korban meninggal di Majene.

Selain itu, Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) mencatat, hingga Senin (18/1) sebanyak 253 orang mengalami luka berat dengan rincian 189 warga Mamuju dan 64 warga Majene. Sementara itu jumlah keseluruhan korban dengan luka ringan sebanyak 679 orang. Adapun sebanyak 19.435 orang mengungsi.

Presiden Joko Widodo dijadwalkan meninjau keadaan korban gempa di Sulawesi Barat pada Selasa (19/1) pagi. Presiden berangkat dari Pangkalan TNI Angkatan Udara Halim Perdana Kusuma, Jakarta Timur.

Gempa mengguncang Provinsi Sulawesi Barat selama dua hari berturut-turut.Gempa pertama terjadi pada Kamis 14 Januari 2021 sekitar pukul 14.45 Wita dengan magnitude 5,9 dan Jumat 15 Januari 2021 pukul 02.28 dengan magnitude 6,2. Titik gempa berada di Barat Laut Majene dengan kedalaman 10 kilometer.

Editor: Azhar

judul gambarjudul gambar

Pos terkait