Walikota Makassar Minta Satriani Jadikan PD Parkir Perusda No. 1

judul gambar

MANIFESTO.com, MAKASSAR – Walikota Makassar Ir Moh. Ramdhan Pomanto, Senin (4/3) bertindak sebagai inspektur upacara di lingkup PD Parkir Makassar Raya, Jl. Hati Mulia No. 7.

Danny pada kesempatan tersebut memberi semangat serta menantang Dirut beserta para karyawannya untuk menjadikan PD Parkir Makassar Raya menjadi Perusda nomor satu di Makassar. “Saya menilai ada potensi besar yang bisa menjadi sumber pendapatan bagi PD Parkir, angka rilnya jika saya hitung-hitung bisa mencapai Rp 2 triliun per tahun,” ujarnya.

Bacaan Lainnya

Ia menyebutkan angka itu bisa dicapai dengan melakukan pembenahan sistem dan inovasi di bidang teknologi, SDM dan tata kelolah perusahaan. “Kalau ini terus dilakukan, bukan tidak mungkin hitungan saya bisa dicapai, atau paling tidak 10% dari target itu bisa dicapai. Berarti setahun bisa Rp 200 miliar,” tekan Danny.

Dalam waktu dekat ini PD Parkir Makassar Raya mulai memberlakukan sistem Terminal Parkir Elektronik (TPE). “Saya tak ragu, di bawah kepemimpinan ibu dirut yang didukung penuh para jajaran direksi dan karyawan, PD Parkir Makassar Raya akan menjelma menjadi perusda nomor wahid di Makassar,” pinta Danny.

Sementara itu Dirut PD Parkir Makassar Raya Hj. Satriani Ulfiah Mungkasa, SE menyatakan komitmennya untuk mewujudkan keinginan Bapak Walikota Makassar. “Ini menjadi tantangan tersendiri buat kami. Makanya selain penerapan TPE kita juga bakal segera menyiapkan aplikasi khusus pembayaran parkir agar tak terjadi kebocoran pemasukan,” bebernya.

Khusus penerapan sistem TPE, untuk tahap awal akan dipasang sebanyak 25 unit di empat lokasi, yakni di Jl. Penghibur, Jl. Ahmad Yani, Jl. Pasar Ikan dan Jl. Somba Opu.
“Rencana kita sudah akan mulai launching penggunaannya Senin depan,” kata Satriani

TPE ini merupakan mesin parkir dengan metode pembayaran yang sifatnya non tunai bertujuan agar pembayaran langsung masuk ke penerima, sehingga bisa meminimalisir adanya pungutan liar.

Pembayaran akan menggunakan sebuah kartu khusus. Kartu tersebut cukup ditempel pada mesin TPE dan display alat ini akan muncul beberapa kategori yang bisa dipilih untuk melakukan pembayaran, semisal, jenis kendaraan, nomor pelat, dan durasi parkir.

Editor : Azhar

judul gambarjudul gambar

Pos terkait