MANIFESTO, TAKALAR– Kapolres Takalar AKBP Beny Murjayanto, terus melakukan kontrol kewilayahan yang dianggap rendah cakupan vaksinasinya. Salah satunya di Takalar Lama, kecamatan Mappakasunggu, Kamis 16 Desember 2021.
Beny pun menyampaikan rasa syukurnya atas kesadaran masyarakat sehingga kondisi vaksinasi di wilayah Takalar terus meningkat. Ia mengaku, semuanya tak lepas dari peran serta kerja keras dan kolaborasi pemerintah daerah dan Forkopimda (Forum Koordinasi Pimpinan Daerah).
“Alhamdulillah kondisi vaksinasi di Takalar saat ini terus meningkat, ini semua tak lepas dari kerja keras pemerintah daerah dengan Forkopimda yang tidak mengenal lelah terus menyasar warga yang belum tervaksin,” ungkapnya.
Kapolres pun merasa optimis akan capaian target 70 persen di akhir tahun ini. Menurut perwira menengah itu, jika tidak mencapai target, maka pemerintah akan mendapatkan tugas berat di awal tahun. Olehnya itu ia berpesan untuk untuk petugas Polres dan para vaksinator yang lagi bertugas untuk tetap semangat.
“Bagi saya target vaksinasi 70 persen ini adalah sebuah kewajiban. tidak capai target, tidak ada istirahat di tahun baru. Saya harap rekan rekan yang sementara bekerja tetap semangat di lapangan, ini adalah amanah negara dan kemanusian,” kata Beny.
Sementara Kepala Dinas Kesehatan Takalar, dr Rahmawati mengaku jika data harian secara manual, tim vaksinasi Takalar telah mencatat 54,9 persen pertanggal 15 Desember. Data manual ini berbeda dengan data kabupaten yang ditampilkan oleh K CPEN yang menempatkan kabupaten Takalar masih di angka 48 persen.
“Berdasarkan data manual harian dari tim vaksinasi Takalar pertanggal 15 desember 2021, jumlah masyarakat yang telah tervaksin mencapai 54,9 persen dari 230. 833 sasaran, diperkirakan terus akan meningkat minggu ini,” katanya
Mantan Direktur RSUD Pajonga Daeng Ngalle itu melanjutkan, bahwa data manual yang disampaikan saat ini masih berbeda dengan data kabupaten yang dirilis oleh K CPEN karena masih banyak warga yang belum singkron data kependudukannya. Namun kata dia, saat ini pihaknya telah berkoordinasi dengan Dinas Catatan Sipil dan Kependudukan untuk membenahi data tersebut.
Editor: Azhar


