Dzulfikar Ahmad Tawalla, Aktivis Asal Sulsel Pimpin Pemuda Muhammadiyah

judul gambar

MANIFESTO, BALIKPAPAN – Dzulfikar Ahmad Tawalla terpilih sebagai Ketua Umum PP Pemuda Muhammadiyah periode 2023-2027. Ia terpilih dalam Muktamar XVIII Pemuda Muhammadiyah yang digelar di Balikpapan, Kalimantan Timur, Kamis (23/2/2023) pagi.

Dzulfikar Ahmad Tawalla resmi menggantikan ketum sebelumnya, yaitu Sunanto atau lebih dikenal dengan Cak Nanto.

Bacaan Lainnya

Dilansir PWMU, dalam Muktamar Pemuda Muhammadiyah yang digelar pada Rabu (22/2/2023) malam sampai Kamis dinihari, Dzulfikar resmi ditetapkan sebagai ketum oleh 13 tim formatur.

13 tim formatur ini merupakan tokoh-tokoh Pemuda Muhammadiyah yang terpilih dari 1.184 peserta Muktamar Pemuda Muhammadiyah.

Ia ditetapkan dalam proses musyawarah tim formatur usai dua pemilik suara tertinggi dalam tim formatur, yakni Machendra Setyo Atmaja dan Dedi Irawan pilih mundur.

Selain Dzulfikar, 13 tim formatur itu juga resmi menunjuk Najih Prasetyo, kader Pemuda Muhammadiyah asal Lamongan, terpilih untuk menjadi Sekjen Pemuda Muhammadiyah.

Uniknya, ia menggantikan posisi Dzulfikar Ahmad Tawalla yang sebelumnya menjabat Sekjen.

Dzulfikar Ahmad Tawallar dikenal sebagai sebagai aktivis Muhammadiyah. Posisinya sebelumnya adalah Sekjen di era Cak Nanto yang habis masa kepengurusan.

Lama berkecimpung di organisasi Muhamammadiyah, pria asal Sulawesi Selatan itu dulunya sempat menjadi Sekretaris Ikatan Pemuda Muhammadiyah (IPM) 2010-2012, sayap organisasi Muhammadiyah.

Selain itu, ia juga dikenal sebagai seorang pengusaha.

Selain dikenal sebagai pengusaha dan aktivis Muhammadiyah, Dzulfikar adalah seorang putra dari ulama kharismatik asal Gowa KH Ahmad Tawalla yang juga aktif di Muhammadiyah.

Selain itu, di daerahnya, ia pernah memimpin Ikatan Pelajar Muhammadiyah (IPM) Sulsel pada periode 2008-2010.

Editor: Azhar

judul gambarjudul gambar

Pos terkait