Kado Akhir Tahun! Takalar Dinyatakan Daerah ODF 100 Persen

  • Whatsapp
Bupati Takalar Syamsari Kitta memimpin rapat terkait capaian desa ODF, beberapa waktu lalu. (Ist)
Bupati Takalar Syamsari Kitta memimpin rapat terkait capaian desa ODF, beberapa waktu lalu. (Ist)

MANIFESTO, TAKALAR– Kabupaten Takalar akhirnya  dinyatakan sebagai kabupaten Open Defecation Free (ODF) seratus persen. Ini menjadi kado istimewa bagi Pemkab Takalar di akhir tahun 2020.  

Hal itu berdasarkan data yang dirilis Program Sanitasi Total Berbasis Masyarakat (STBM) Smart Kementerian Kesehatan tertanggal 12 Desember 2020. Dengan hasil ini, maka Pemkab Takalar telah berhasil mengubah kebiasaan masyarakat untuk tidak buang air besar di sembarang tempat.

Bacaan Lainnya

Padahal di HUT Takalar ke 57 pada tahun 2017 lalu, 50 persen warga Takalar tercatat masih buang air besar sembarangan. Namun, dalam tiga tahun pemerintahan Syamsari Kitta, Takalar mampu mengejar ketertinggalan sehingga 100 persen masyarakatnya kini buang air besar di jamban.

Keberhasilan ini bisa diraih berkat kerja sama semua Organisasi Perangkat Daerah (OPD), Pemerintah Desa (Pemdes), dan Forkopimda yang dikoordinir melalui Forum Kabupaten Sehat.  

“Alhamdulillah hari ini KabupatenTakalar sudah ODF sesuai data STBM Smart. Ini artinya sudah tidak ada lagi masyarakat Takalar yang buang air besar sembarangan dan sudah memenuhi syarat utama uuntuk verifikasi Kabupaten Sehat tahun 2021,” kata Kepala Dinas Kesehatan dr Rahmawati, Sabtu 12 Desember 2020.

Akhir tahun ini, Takalar ditetapkan sebagai kabupaten daerah ODF seratus persen. (Ilustrasi Int)

Rahma mengatakan, keberhasilan ini sebagai sebuah inovasi yang tidak gampang untuk diraih. Apalagi, Pemkab Takalar berhasil melakukan percepatan hanya dalam durasi waktu tiga tahun.   

“Kita berhasil melakukan percepatan, ini sebuah inovasi, tga tahun lalu baru 50 persen ODF, dan 50 persen dapat kita selesaikan dalam waktu 3 tahun, ini tentu tak lepas dari intruksi Pak Bupati yang memang fokus menuntaskan persoalan ini,” kata Rahma.

Ia merinci, desa pertama ODF di Takalar adalah desa Pabatangan kecamatan Mappakasunggu teratngal 12 Agustus 2013. Puskesmas pertama ODF adalah Puskesmas Palleko Kecamatan Polut, tanggal 29 November 2018. Sementara, kecamatan pertama ODF adalah Galesong Utara tertanggal 15 September 2020.

Takalar ditetapkan sebagai kabupaten ODF seratus persen akhir tahun ini. (Ist)
Takalar ditetapkan sebagai kabupaten ODF seratus persen akhir tahun ini. (Ist)

“Kita perlu bersyukur kepada Allah atas capaian ini dan berterima kasih kepada semua pihak yang telah berkontribusi terutama bimbingan dan dukungan penuh dari Bapak Bupati dan Ibu Ketua TP PKK selaku Ketua Forum Kabupaten Sehat sehingga Takalar bisa ODF,” terang Rahma.

Sementara Bupati Takalar Syamsari Kitta mengaku, keberhasilan ini sebagai kado special di akhir tahun 2020. Apalagi sejak awal tahun ini telah menargetkan agar Takalar mencapai ODF seratus persen di akhir tahun ini.

“Saya kira ini bisa kita capai berkat kerja keras kita semua dan sejak awal kita memang telah target tahun ini ODF seratus persen,” kata Syamsari.   

Editor: Azhar