MAKASSAR- Kebakaran melanda permukiman padat penduduk di tepi Sungai Tallo, Jalan Sultan Abdullah 2, RT 04 dan RT 05, RW 04, Kelurahan Tallo, Kecamatan Tallo, Makassar, Jumat dini hari, 31 Juli 2026. Sebanyak 50 rumah semi permanen terdampak dalam peristiwa itu, sementara 90 kepala keluarga tercatat terkena imbas kebakaran.
Besarnya jumlah rumah yang terdampak membuat kebakaran di Tallo ini menjadi salah satu insiden paling berat di kawasan tersebut pada akhir Juli 2026. Kobaran api dilaporkan baru bisa dikuasai setelah upaya pemadaman berlangsung sekitar tiga jam, dari pukul 01.26 Wita hingga pukul 04.10 Wita.
Kepala Bidang Pemadaman dan Operasi Dinas Pemadam Kebakaran Kota Makassar, Andi Muhammad Cakrawala dalam keterangannya, menyebutkan dalam peristiwa ini pihaknya menerjunkan 30 unit armada damkar dan 1 unit mobil rescue, yang didukung 80 personel anggota Damkar.
“Armada dan personel meninggalkan lokasi, kembali ke posko sekitar pukul 04.30 Wita,” ujar Cakrawala.
Permukiman yang rapat membuat api cepat menjalar dari satu bangunan ke bangunan lain. Petugas pemadam kebakaran diterjunkan ke lokasi untuk mencegah kobaran api meluas ke rumah-rumah lain di sekitar titik kebakaran.
Hingga Jumat pagi, data sementara yang muncul menunjukkan 90 kepala keluarga terdampak akibat kebakaran tersebut. Belum ada keterangan resmi yang menyebut adanya korban jiwa dalam peristiwa ini.
Penyebab kebakaran juga masih dalam penelusuran. Aparat dan petugas terkait masih fokus pada pendinginan area terdampak serta pendataan kebutuhan warga yang rumahnya terbakar maupun ikut terdampak di sekitar lokasi.
Editor: Azhar


