Nasdem Pasang Badan untuk Bupati Takalar

  • Whatsapp
Sekretaris DPW Nasdem Sulsel Syaharuddin Alrif salam komando dengan Bupati Takalar Syamsari, Wabup Takalar Achmad Se're serta anggota Fraksi Nasdem, Senin 12 Oktober 2020. (Ist)
Sekretaris DPW Nasdem Sulsel Syaharuddin Alrif salam komando dengan Bupati Takalar Syamsari, Wabup Takalar Achmad Se're serta anggota Fraksi Nasdem, Senin 12 Oktober 2020. (Ist)

MANIFESTO, TAKALAR– Sekretaris Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Sulsel Syaharuddin Alrif meminta kepada semua pengurus dan fraksi Nasdem Takalar untuk mengawal pemerintahan Syamsari Kitta- Achmad Se’re (SK- HD).

Sebagai partai pengusung, Nasdem wajib “pasang badan” jika ada kelompok yang mencoba mengganggu jalannya pemerintahan. Nasdem harus mengawal semua kebijakan SK- HD yang bermuara kepada kesejahteraan rakyat.

Bacaan Lainnya

“Sebagai partai pengusung Nasdem harus mengamankan pemerintahan SK- HD selama satu periode ini, semua kebijakan pemerintah wajib diamankan, keliru jika Nasdem yang malah bertingkah laiknya oposisi,” terang Syahar usai bertemu dengan Bupati Takalar Syamsari Kitta, Wabup Takalar Achmad Se’re dan fraksi Nasdem di Kantor Bupati Takalar, Senin 12 Oktober 2020.

Nasdem pun menegur sejumlah legislator Takalar yang bergabung dalam interpelasi yang tidak berdasar itu. Menurut Syahar, interpelasi dan angket bisa dilayangkan jika ada pelanggaran yang fatal dan menggangu kestabilan pemerintahan dan berdampak luas bagi masyarakat.

“Ini tidak ada apa- apa tiba- tiba ada hak interpelasi dan hak angket, sudah mekanisme keliru, yang dipersoalkan juga tidak substansial,” kata Wakil Ketua DPRD Sulsel itu.

Apalagi saat ini, SK- HD telah merealisasikan sejumlah program yang telah dijanjikan saat kampanye 2017 lalu. Di antaraya, satu sapi satu kepala keluarga petani, bantuan UMKM, bantuan bibit bagi petani, pengusulan Karaeng Galesong sebagai pahlawan nasional. Bahkan, Pemkab juga telah memberangkan sebagian besar imam desa untuk umrah dan akan terus berlanjut.    

“Tahun ini juga sebenarnya program itu berlanjut tetapi karena ada Covid sehingga program SK- HD menjadi tertunda, apalagi dalam waktu dekat Kawasan Industri di Mangarabombang sudah akan berjalan,” kata Syahar.

Sementara Syamsari mengatakan, Nasdem adalah mitra kritis pemerintah yang selama ini sangat aktif dalam mengawal dan mengamankan kebijakan SK- HD. Ia mengaku, tidak mungkin Nasdem memiliki niatan mengganggu jalannya pemerintahan, di samping sebagai parpol pengusung, Ketua Nasdem Takalar juga adalah Achmad Se’re yang notabene Wabup Takalar.   

“Selama ini Nasdem banyak membantu kami, apalagi kan Ketua Nasdem Takalar adalah pak Wabup jadi saya kira tidak ada masalah,” ungkap Syamsari.  

Editor: Azhar

  • Whatsapp