MANIFESTO, MAKASSAR– Mantan Ketua DPD I Partai Golkar Sulsel Nurdin Halid (NH) terus berusaha merongrong kepemimpinan Ketua Golkar Sulsel terpilih Taufan Pawe. Terakhir, NH kembali mengusulkan agar Golkar Sulsel melaksanakan musda ulang.
“Saya usulkan untuk dilakukan musda ulang. Jadi ditunggu saja keputusan pak Airlangga,” kata NH di salah satu warkop di kawasan Boulevard Makassar, Kamis 1 Oktober 2020.
Usulan NH untuk melaksanakan musda ulang mulai diteriakkan pasca adiknya, Kadir Halid terpental dari posisi Sekretaris Golkar Sulsel. Ditambah lagi, Taufan Pawe merangkul semua anggota Fraksi Partai Golkar untuk bergabung dalam kepengurusan. Bahkan, semua anggota DPRD Sulsel dari Golkar diberikan posisi yang strategis.
Sebelumnya juga, loyalis NH juga sempat melakukan unjuk rasa di depan kantor Golkar Sulsel. Mereka meneriakkan pelaksanaan musda ulang. Bahkan, mereka sempat memblokir kantor yang terletak di Jalan Bontolempangan Makassar itu.
Namun, Taufan Pawe nampaknya tidak pernah terpengaruh dangan manuver NH bersama para loyalisnya. Ia lebih memilih fokus melakukan konsolidasi organisasi ketimbang berpolemik dengan hal- hal yang tidak produktif. Taufan Pawe terus bergerak menemui kader- kader beringin di sejumlah daerah untuk memenangkan kandidat yang diusung Partai Golkar.
Seperti dalam dua hari terakhir, Taufan Pawe berada di Luwu Utara dan Luwu Timur melakukan konsolidasi dengan kandidat, anggota fraksi dan kader- kader Partai Golkar. Sejak terpilih jadi Ketua Golkar Sulsel awal Agustus lalu, Taufan Pawe memang begitu aktif menyambangi daerah daerah dan memberikan dukungan kepada kader yang akan maju Pilkada.
Selain menghadiri deklarasi dukungan Partai Golkar, Ketua MKGR Sulsel juga menyolidkan Fraksi Golkar DPRD di daerah-daerah agar solid mendukung calon usungan partai. Ditanya terkait usulan musda ulang, Taufan mengatakan, energy Partai Golkar saat ini harus diporsir untuk memenangkan kader- kader yang maju di Pilkada.
“Saat ini energy Partai Golkar kita fokuskan untuk membantu kader- kader yang maju di Pilkada. Kita tidak boleh membiarkan mereka berjuang sendiri,” kata Taufan yang dikenal memiliki karya monumental selama menjabat Walikota Parepare itu.
Editor: Azhar


