Pemkab Takalar Kumpulkan RP4,9 Miliar dari Pungutan PBB-P2

Bupati Takalar Syamsari Kitta di sela penyerahan DHKP, SPPT PBB-P2 dan pekan panutan pembayaran PBB-P2 tahun 2022 di Baruga I Manindori, Kantor Bupati Takalar, Kamis 31 Maret 2022. (Ist).jpg
Bupati Takalar Syamsari Kitta di sela penyerahan DHKP, SPPT PBB-P2 dan pekan panutan pembayaran PBB-P2 tahun 2022 di Baruga I Manindori, Kantor Bupati Takalar, Kamis 31 Maret 2022. (Ist).jpg
judul gambar

MANIFESTO, TAKALAR– Realisasi penerimaan daerah dari pungutan Pajak Bumi dan Bangunan Pedesaan dan Perkotaan (PBB-P2) kabupaten Takalar tahun 2022 mencapai Rp 4,3 Miliar.

Hal tersebut disampaikan oleh Kepala Badan Pengelolaan Keuangan Daerah (BPKD) H. Dahlan Djamalang dalam Penyerahan DHKP, SPPT PBB-P2 dan pekan panutan pembayaran PBB-P2 tahun 2022 di Baruga I Manindori, Kantor Bupati Takalar, Kamis (31/3/2022).

Bacaan Lainnya

Persentase realisasi penerimaan tahun 2021 tersebut sebesar 93,81 persen dari ketetapan awal Rp 4,6 Miliar. “Persentase realisasi tersebut mengalami peningkatan dari tahun 2020 yang hanya mencapai angka 86,17 persen,” kata H. Dahlan Djamalang.

Adapun besarnya ketetapan tahun 2022 ini adalah sebesar Rp4,8 Miliar atau mengalami peningkatan sebesar 4,36 persen dari ketetapan tahun lalu.

Peningkatan itu adalah dari pemutakhiran data objek (berupa bangunan) dan penetapan tarif minimal ketetapan PBB-P2.

“Kami berharap kedepannya pihak pemerintah desa atau kelurahan dapat ikut berperan aktif dalam kegiatan pendataan pemutakhiran data objek PBB-P2 dalam rangka optimalisasi pendapatan daerah dari sektor pajak,” pungkas H. Dahlan.

Bupati Takalar H. Syamsari mengapresiasi capaian penerimaan pajak ini. “Ini menunjukkan kapasitas daerah kita,” seru H. Syamsari.

Adalah tanggung jawab bersama, Lanjut H. Syamsari terutama djjajaran pimpinan untuk berpikir pada bagaimana cara meningkatkan perekonomian. Bukan hanya pada sektor bisnis tetapi berpikir bagaimana menjngkatkan perekonomian masyarakat contohnya melalui UMKM.

“Saya ingin mengajak kita bersama untuk membangun daya saing dengan cara membangun Kabupaten Takalar melaui lingkungannya. Karena jika lingkungan kita bersih, asri indah maka orang-orang akan tertarik berkunjung. Dan itu akan menumbuhkan UMKM kita, dan secara tidak langsung memberikan nilai tambah bagi penerimaan melalui pajak,” papar H. Syamsari.

Penyerahan disertai penandatangan MoU tentang penerimaan dan pelimpahan hasil pembayaran pajak bumi dan bangunan pedesaan dan perkotaan antara Bank Sulselbar oleh Pimpinan Cabang Bank Sulselbar Ridha Abbas, Executive General Manager PT. Pos Indonesia cabang utama Makassar Made Wirata dengan Kepala BPKD Takalar Dahlan Jamalang, S.Pd, M.M.

Editor: Azhar

judul gambarjudul gambar

Pos terkait