Pj Gubernur Sulsel Bersih Bersih Orang Dekat Andi Sudirman Sulaiman

Pj Gubernur Sulsel Bahtiar Baharuddin melantik dan mengambil sumpah sejumlah pejabat di Kantor Gubernur, Rabu 24 April 2024. (Ist)
Pj Gubernur Sulsel Bahtiar Baharuddin melantik dan mengambil sumpah sejumlah pejabat di Kantor Gubernur, Rabu 24 April 2024. (Ist)
judul gambar

MANIFESTO, MAKASSAR– Pj Gubernur Sulsel Bahtiar Baharuddin melakukan mutasi eselon III dan IV, Rabu 24 April 2024. Berdasarkan SK: 800.1.3.3/08/IV/2024, sejumlah pejabat yang selama ini dikenal dekat dengan Gubernur Andi Sudirman Sulaiman menjadi korban bersih bersih dari Bahtiar Baharuddin.

Meski tetap bertahan di eselon yang sama, tetapi orang- orang Andi Sudirman digeser ke posisi yang kurang strategis dari posisi sebelumnya. Sebut saja, Sekretaris Bappelitbangda Anggriani ST MT digeser menjadi Sekretaris Pemberdayaan Perempuan, Pelindungan anak, dan Keluarga Berencana.

Bacaan Lainnya

Dua orang dekat Sudirman Sulaiman di Dinas Pendidikan yakni, Kepala Bidang SMA Harpansa dan Kepala Bidang SMK Yusri Gazali bahkan dikembalikan menjadi guru biasa.

Sejumlah nama yang dikenal dekat juga menjadi sasaran di antaranya, Sekretaris Badan Pendapatan Daerah Andi Satriadi Sakka digeser menjadi Kabid Teknologi dan Sistem Informasi Badan Pendapatan Daerah Sulsel. Sekretaris Inspektorat Raodah SH MH digeser menjadi Kabid Hubungan Industrial di Disnaker dan Transmigrasi.

Sekretaris Disnaker Hj Hasni Zaenal digeser ke Kabid Persandian di Dinas Infokom. Sekretaris Dinas Tanaman Pangan Holtikultura Indrajaya Saputra dijadikan Kabid Kompetensi Manajerial pda Badan Pengembangan SDM

Kepala Badan Penghubung Daerah Heikal Sulaiman menjadi Kabid di Badan Kesbang. Sekretaris Dinas Infokom Andi Taufiq menjadi Kabag Progran dan Keuangan di DPRD Sulsel.

Sekretaris Dinas Perhubungan Setiawan Dwiharto Sutrisno menjadi Kabid di dinas yang sama. Sekretaris BKD Azandhi Ekadiatma Rivai menjadi Kepala UPT Pengawaswan di Disnaker dan Trasmigrasi.

Diketahui Penjabat Gubernur Sulsel, Bahtiar Baharuddin saat melantik 89 pejabat administrator dan 77 pejabat pengawas di lingkup Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sulsel di Ruang Pola Kantor Gubernur Sulsel mengatakan, perombakan ini berdasarkan hasil evaluasi kinerja pasca dirinya menjabat orang nomor satu di Sulsel.

Menurut Bahtiar, dari seluruh daerah di Indonesia, hanya Sulsel yang baru melakukan penyegaran pasca mengemban amanah 7 bulan lalu. Daerah lain kata dia, sudah lama melakukan perombakan struktur pemerintahan.

“Sekali lagi ini organisasi pemerintahan. Kita perbaiki pemerintahan sebagai program pemerintah pusat. Ini adalah penyegaran di organisasi, ini biasa saja,” tuturnya.

Untuk itu, ia menyampaikan agar seluruh yang dilantik agar segera menunjukkan kinerjanya berdasarkan undang-undang. Ia pun ingin melihat kinerja maksimal pasca mutasi.

“Saya tetap pantau kinerja kawan-kawan dan kalau ada yang kurang baik, maka bisa saja besok atau lusa kita minta izin lagi untuk melakukan penyegaran. Teman-teman semua diberikan kesempatan untuk melakukan penyegaran dan belajar di tempat lain. Saya tugaskan kepada seluruh eselon dua untuk langsung bekerja dengan teman-teman eselon tiga dan empat yang baru dilantik mulai hari ini,” tutupnya.

Editor: Azhar

judul gambarjudul gambar

Pos terkait