Renovasi Ruang Rapat Paripurna DPRD Makassar, Pemkot Anggarkan Rp 5,7 M

Gedung DPRD Makassar. (Int).jpg
Gedung DPRD Makassar. (Int).jpg
judul gambar

MANIFESTO, MAKASSAR– Pemkot Makassar akan merenovasi ruang rapat paripurna DPRD Makassar tahun ini. Anggaran yang disiapkan mencapai Rp 5,7 miliar.

“Sementara tahapan proses tender,” kata Kepala Dinas Pekerjaan Umum (PU) Makassar Zuhaelsi Zubir saat dihubungi detikSulsel, Minggu (7/5/2023).

Bacaan Lainnya

Zuhaelsi menjelaskan renovasi ruang rapat paripurna DPRD Makassar ini dilakukan untuk menunjang pelaksanaan rapat yang representatif. Pagu anggaran yang disiapkan sebesar Rp 5.797.481.670.

“Tujuan dari pelaksanaan pekerjaan rehabilitasi renovasi interior ruang paripurna gedung DPRD Kota Makassar untuk menyediakan ruang rapat yang representatif untuk menunjang pelaksanaan rapat atau tempat pertemuan para anggota dewan dengan mengusung konsep khas Kota Makassar,” tutur Zuhaelsi.

Dalam renovasi ini, ada beberapa item yang akan diperbaiki. Mulai dari lantai, backdrop dinding, plafon, cover kolom, hingga dinding ruang rapat.

“Konsep lantai mengadopsi konsep bentuk lantai DPR RI Senayan yang bertrap. Lantai trap menggunakan rangka hollow, lapisan plywood, dengan finishing karpet teal 20 mm. Pekerjaan lantai ini merupakan pekerjaan yang memiliki nilai paling tinggi di antara beberapa item pekerjaan,” bebernya.

Sementara untuk backdrop dinding dan plafon akan diganti dengan mengusung konsep budaya lokal Makassar. Pada plafon misalnya, akan menggunakan material anyaman rotan pabrikasi.

“Plafon scara otomatis akan berubah konsep mengikuti luasan ruangan dengan mengusung konsep budaya Makassar seperti terdapatnya bagian khusus kapal pinisi dan juga menggunakan material anyaman rotan pabrikasi,” paparnya.

“Cover kolom menggunakan kayu kelas 1 dengan ukiran khusus yang diukir oleh tenaga pengukir khusus,” imbuhnya.

Selain itu, Zuhaelsi mengatakan dinding ruang rapat paripurna juga akan dibongkar untuk diperluas. Dinding ruang rapat paripurna akan menyesuaikan space selasar yang tersedia.

“Dengan pertimbangan pertambahan jumlah anggota dewan ke depannya maka dari itu perlu adanya pembongkaran dinding lama dan membuat dinding baru dengan menyesuaikan space selasar yang tersedia dan juga dilakukan pembongkaran beton mezanin yang terdapat di ruang paripurna,” terangnya.

“Adapun pekerjaan lainnya yaitu pekerjaan bongkar dan pemasangan kembali audio visual, pemasangan 1 unit pintu sensor, pekerjaan lighting, dan pekerjaan railing,” ujarnya.

Renovasi ini, lanjut Zuhaelsi, ditargetkan rampung pada November nanti. Selama masa renovasi, rapat paripurna akan dialihkan ke tempat lain.

“Insyaaallah bulan November. (Lokasi rapat) sudah pasti dialihkan, dan pengalihan bisa dikoordinasikan ke Bapak Dewan,” pungkasnya.

Editor: Azhar

judul gambarjudul gambar

Pos terkait