Selesaikan Masjid Quba dan Kereta Api Mangkrak, Rahman Pina: Pak Andi Sudirman Sulaiman Top

judul gambar

MANIFESTO, MAKASSAR– Ketua Komisi E DPRD Sulsel, Rahman Pina, memberi apresiasi atas kinerja Gubernur Sulawesi Selatan Andi Sudirman Sulaiman dua tahun terakhir.

Ia mampu merampungkan mega proyek Pemprov Sulsel yang awalnya sudah mangkrak. Yakni pembangunan rel kereta api Makassar-Pare dan Masjid 99 Quba yang telah dibangun di era Syahrul Yasin Limpo.

Bacaan Lainnya

Berkat kerja keras Andi Sudirman Sulaiman, kereta api yang menghubungkan Makassar- Parepare nyaris rampung. Bahkan kereta api Stasiun Garongkong, Barru sudah dioperasikan hingga Stasiun Mangilu, Pangkep.

Demikian juga dengan Masjid Quba di Kawasan Center Point of Indonesia (CPI) kini sudah digunakan dan menjadi destinasi wisata baru di Sulawesi Selatan.

Diketahui, konstruksi tahap awal dilakukan pada 2017, dilanjutkan tahap kedua di tahun 2018. Sementara dua tahun berselang tidak dilakukan konstruksi apapun karena alasan audit atau penyelesaian komponen-komponen pengawasan oleh berbagai pihak. Masjid 99 Quba pun rampung usai Andi Sudirman menjabat Gubernur Sulsel.

“Saya kira pak Gubernur Andi Sudirman top. Layak kita acungkan jempol. Umurnya masih muda, tapi kinerja dan prestasinya sangat membanggakan. Ia mampu menyelesaikan pekerjaan berat yang awalnya orang ragu. Seperti rel kereta api yang selama ini memang diimpikan masyarakat dan Masjid 99 Quba yang kini sudah bisa digunakan, bahkan saat ini sudah menjadi ikon baru di Makassar,” kata Rahman Pina, ketika dihubungi di sela sela kunjungan kerja komisi E di Bantaeng, Selasa 1 November 2022.

Ketua Komisi E DPRD Sulsel Rahman Pina didampingi Wakil Ketua Komisi E Irfan AB saat menggelar pertemuan dengan kepala sekolah dan guru di Bantaeng, Selasa 1 November 2022.

Ia menegaskan, tidak mudah untuk merampungkan kedua megaproyek itu tanpa komitmen dan kemampuan mumpuni seorang Gubernur. Apalagi selama ini kata Rahman Pina, Gubernur Sulsel bekerja penuh ikhlas tanpa retorika yang sarat basa basi.

“Pak Gubernur dalam bekerja minim retorika, tapi hasilnya nyata. Kita berharap di tahun terakhir beliau akan kembali mampu memberikan karya yang membanggakan masyarakat Sulsel, semisal Stadion Matoanging atau Stadion Barombong,” terang Rahman Pina yang juga Sekretaris Fraksi Partai Golkar Sulsel itu.

Sebelumnya, Pemerintah Provinsi Sulsel bersama PT KAI Dan PT SCI Perseroda Sulsel secara resmi mengoperasikan kereta api secara terbatas, Sabtu 29 Oktober 2022.

Selama masa uji pengoperasian, kereta api ini sudah dapat ditumpangi untuk lintas Stasiun Garongkong, Barru hingga Stasiun Mangilu, Pangkep.

Gubernur Sulawesi Selatan Andi Sudirman Sulaiman usai mengikuti pengoperasian terbatas mengaku sangat bersyukur setelah sekian lama menantikan adanya kereta api di Sulsel. Ia pun mengaku bangga mampu mewujudkan keinginan rakyat untuk menikmati transortasi kereta api.

“Alhamdulillah,setelah penantian yang cukup lama. Sulsel akhirnya sudah punya kereta api dan sudah bisa dinikmati oleh masyarakat. Pengoperasian terbatas ini, kereta api perintis Andalan Celebes Lintas Garongkong–Mangilu ini akan melayani masyarakat Sulsel secara gratis hingga akhir Desember 2022,” jelas Gubernur Andi Sudirman Sulaiman.

Editor: Azhar

judul gambarjudul gambar

Pos terkait