Soal Wagub Pengganti Andi Sudirman, Golkar Serahkan ke Partai Pengusung

  • Whatsapp
Sekretaris FPG Sulsel Rahman Pina. (Ist)
Sekretaris FPG Sulsel Rahman Pina. (Ist)
judul gambar

MANIFESTO, MAKASSAR– Fraksi Partai Golkar Sulsel angkat bicara terkait perebutan kursi wakil gubernur (wagub) Sulsel pasca putusan 5 tahun gubernur (nonaktif) Nurdin Abdullah di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi Makassar.

Dengan putusan ini maka wakil gubernur Andi Sudirman Sulaiman akan segera ditetapkan sebagai gubernur definitif setelah menjabat sebagai pelaksana tugas selama sembilan bulan.

Bacaan Lainnya

Sekretaris Fraksi Partai Golkar Rahman Pina menegaskan, pihaknya menyerahkan sepenuhnya kepada partai pengusung untuk mengusulkan nama kandidat wagub Sulsel yang akan menjabat sampai pertengahan 2023.

“Fraksi Golkar tentu saja taat dengan regulasi. Ini adalah domain partai pengusung. Karena itu, Golkar tidak dalam posisi mengusulkan nama,” kata Rahman Pina, Kamis 2 Desember 2021.

Meski demikian, pemilik kursi terbanyak di DPRD Sulsel itu akan turut andil dalam penetuan posisi wagub Sulsel. Pasalnya, penentuan wagub Sulsel akan diputuskan lewat paripurna di DPRD Sulsel.

“Kita menunggu saja usulan nama dari parpol pengusung, tentu kita akan mendukung kandidat yang memiliki kapasitas dan tentu bisa sejalan dengan pak Gubernur (Andi Sudirman),” terang Ketua Komisi D DPRD Sulsel itu.

Berdasarkan mekanisme, DPRD yang akan memilih salah satu dari dua orang yang diusulkan oleh partai politik pengusung tersebut. Dalam Pasal 97 ayat (7), (8), dan (9) PP Nomor 12 Tahun 2018 dijelaskan bahwa paripurna penetapan wakil gubernur harus quorum. Jika tidak memenuhi quorum sebagaimana amanat Pasal 97 ayat 1 huruf c, maka dapat dilakukan penundaan sampai dua kali sehingga mencapai quorum sebagaimana pengaturan dalam Pasal 97 PP Nomor 12 Tahun 2018.

Selanjutnya jika setelah dua kali penundaan belum juga quorum, maka pengambilan keputusan diserahkan ke pimpinan DPRD dan pimpinan fraksi untuk melakukan musyawarah. Yang paling banyak meraup suara, dia yang terpilih.

Sebelumnya, Partai Keadilan Sejahtera (PKS) sudah mempersiapkan calon untuk mengisi jabatan Wakil Gubernur Sulsel. “Ada empat nama,” kata Ketua PKS Sulsel Amri Arsyid, Rabu, 1 Desember 2021.

Mereka adalah Ketua Fraksi PKS DPRD Sulsel Sri Rahmi, Wakil Ketua DPRD Sulsel Muzayyin Arif, Anggota TGUPP Ariadi Arsal, dan nama Amri Arsyid. Empat nama ini disebutkan sudah dikirim ke DPP untuk disetujui. Selanjutnya, DPP akan memilih satu nama nantinya untuk dirembukkan lagi bersama dua partai pengusung lainnya.

“Kami tinggal menunggu arahan dari DPP. Kami juga masih melihat perkembangan sidang. Karena masih ada waktu untuk pak Nurdin Abdullah mengajukan banding,” tambah Amri.

Ia menjelaskan, PKS adalah partai politik yang berkomitmen pada kemaslahatan umat dan siap mendukung tongkat estafet kepemimpinan di Sulsel. Untuk itu, PKS berpartisipasi secara aktif dalam menyiapkan Calon Wakil Gubernur Sulsel.

Sementara, partai pengusung lainnya, PAN dan PDIP masih belum memutuskan kandidat yang akan diusulkan mendampingi Andi Sudirman Sulaiman selama dua tahun mendatang.

Editor: Azhar

Pos terkait