Tim Penggerak PKK Takalar Diminta Fokus Tangani Penurunan Angka Stunting

Ketua PKK Takalar Dr Irma Adriani. (Ist).jpg
Ketua PKK Takalar Dr Irma Adriani. (Ist).jpg
judul gambar

MANIFESTO, TAKALAR – Tim Penggerak Pembinaan Kesejahteraan Keluarga (PKK) Kabupaten Takalar berfokus pada penurunan angka stunting.

Hal itu disampaikan Ketua Tim Penggerak PKK kabupaten Takalar Irma Andriani, saat rapat rutin di Gedung Balai Istana, Kecamatan Galesong, Selasa (8/3/2022).

Bacaan Lainnya

Irma menjelaskan bahwa PKK memiliki agenda nasional yakni penurunan angka stunting.

Ia menginginkan Takalar mempunyai kontribusi dan ikut berperan untuk Indonesia dalam menurunkan angka stunting.

“Untuk itu, kepada Ketua TP PKK Kecamatan, Desa/kelurahan agar melakukan program kerja di desanya dalam hal penurunan angka stunting. Kita harus mempunyai semangat agar target kita yakni zero stunting dapat tercapai,” jelasnya.

Ia juga mengimbau agar program penurunan angka stunting diperhatikan. Serta mengutamakan untuk menciptakan generasi yang dapat berdaya saing diera global sekarang ini.

“Kita harus menyiapkan generasi kita agar memiliki krearitifas sehingga mampu bersaing,” ucapnya.

Irma menekankan bahwa salah satu asas dari PKK adalah melakukan koordinasi dengan semua pihak baik dalam melakukan kegiatan dan juga melakukan konsultasi.

“Jika hal ini dapat dijalankan maka manajemen organisasi akan berjalan dengan baik. Untuk itu saya harap asas ini dipegang teguh sebagai prinsip kita dalam berorganisasi,” katanya

Ia mengingatkan, dalam sebuah organisasi kharus saling mendukung dan tetap amanah dalam menjalankan tugas.

Karena menurutnya, amanah sama dengan janji dan tidak hanya berjanji kepada manusia tetapi berjanji kepada Allah SWT.

Rapat rutin ini juga dirangkaikan dengan pelantikan Ketua TP PKK Kecamatan Galesong dan Ketua TP PKK Kecamatan Kepulauan Tanakeke.

Termasuk webinar dalam rangka peringatan puncak Hari Kesatuan Gerak PKK ke-50 secara virtual dengan Ketua Umum PKK Pusat.

Editor: Azhar

judul gambarjudul gambar

Pos terkait